Jasa Marga Yakin Pendapatan Tembus Rp6 Triliun

NERACA

Jakarta- Manajemen PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mengaku optimis dapat meraup pendapatan Rp6 triliun pada tahun ini. Terlebih dengan dibukanya ruas tol baru dalam waktu dekat ini yaitu Nusa Dua - Ngurah Rai-Benoa Bali, Ungaran-Bawen yang merupakan kelanjutan tol Semarang-Ungaran. “Target pendapatan semester kedua sebesar Rp1,24 triliun. Kita usahakan target pendapatan sepanjang tahun Rp6 triliun bisa tercapai,” kata Direktur Keuangan PT Jasa Marga Tbk, Reynaldi Hermansjahdi Jakarta, Selasa (10/9/2013).

Pada semester pertama 2013 pihaknya mencatat perseroan telah membukukan pendapatan sebesar Rp4,75 triliun. Dengan beroperasinya tiga ruas tol baru, kata Reynaldi, target traffic juga akan bisa tercapai. Apalagi sepanjang tahun ini menargetkan 1,2 miliar kendaraan dari 11 ruas tol yang sudah beroperasi.

Selain disumbang dari pengoperasian jalan tol, sambung dia, pihaknya juga akan menggenjot proyek konstruksi. Tidak terkecuali pada pendapatan yang akan diperoleh pada semester kedua tahun ini. Dari pengoperasian jalan tol, diperkirakan berkontribusi sebesar 68% atau mencapai Rp2,78 triliun. Sementara dari bisnis konstruksi dan jasa lainnya menyumbang sekitar Rp1,96 triliun.

Rencananya, untuk pengembangan usaha tahun depan, manajemen perseroan menyiapkan investasi Rp 15 triliun-Rp 20 triliun. Dana tersebut antara lain untuk mendukung beberapa proyek yang tengah dibidik perseroan. Informasinya, perseroan membidik proyek-proyek jalan tol di Pulau Sumatera, Kalimantan, dan beberapa lokasi di Pulau Jawa yang termasuk dalam rencana bisnis perseroan pada 2014.

Meski demikian, perseroan belum dapat dijelaskan secara rinci karena dikhawatirkan dapat menyebabkan kenaikan harga tanah. Saat ini perseroan masih fokus menyelesaikan sembilan proyek pembangunan jalan tol yang seluruhnya ditargetkan selesai pada 2015. sementara itu, sepanjang semester pertama 2013, perseroan mencatatkan pendapatan rata-rata per hari Rp 13 miliar.

Pendapatan tersebut didapat dari optimalisasi penggunaan ruas tol sepanjang 545 kilometer atau sebesar 72% dari total jalan tol yang beroperasi di seluruh Indonesia. Hingga kini perseroan menyebutkan telah mengoperasikan 22 ruas tol di seluruh Indonesia yang terdiri dari 13 ruas tol dengan masa konsensi 40 tahun terhitung sejak 2005.

Tiga ruas tol dengan masa konsensi 45 tahun sejak 2006, yakni, Bogor Outer Ring Road, Semarang-Solo dan Gempol Pasuruan. Kemudian, ruas Cengkareng-Kunciran, Kunciran-Serpong, Surabaya-Mojokerto, Gempol-Pandaan, dengan masa konsensi 35 tahun. Lalu, ruas tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa dengan masa konsesi 45 tahun terhitung sejak 2011. \"Jumlahnya ada22 konsensi jalan tol, dengan kumulatif panjang jalan tol konsesi Jasa Marga saat ini 738 kilometer,\\\" kata Direktur Utama Jasa Marga, Adityawarman. (lia)

BERITA TERKAIT

KY Yakin MA Independen Terkait PK Koruptor

KY Yakin MA Independen Terkait PK Koruptor NERACA Jakarta - Komisi Yudisial (KY) menyakini Mahkamah Agung (MA) akan bertindak independen…

BPS: Ketimpangan Pendapatan Masih Tinggi

Jakarta-Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, tingkat ketimpangan antara penduduk kaya dan miskin di Indonesia (gini ratio) turun tipis dari 0,391…

WTON dan WEGE Raih Kontrak Rp 20,22 Triliun

NERACA Jakarta – Di paruh pertama 2018, dua anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mencatatkan total kontrak yang akan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Rencana Perubahan Lot Saham - APEI: Perlu Ada Kesiapan Anggota Bursa

NERACA Jakarta – Rencana direktur utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi bersama tim menurunkan jumlah satu lot jadi…

Pacu Nilai Tambah di Sektor Hilir - MGRO Bangun Pabrik Senilai Rp 330 Miliar

NERACA Jakarta – Mengantungi dana segar dari IPO, PT Mahkota Group Tbk (MGRO) akan berinvetasi sebesar Rp 330 miliar membangun…

Kembangkan Ekspansi Bisnis - NFC Indonesia Buka Peluang Untuk Akuisisi

NERACA Jakarta – Debut perdana di pasar modal, harga saham PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) langsung dibuka menguat 49,73% pada…