Obligasi I/2013 Jasa Marga Raih Peringkat AA

Rencana PT Jasa Marga Tbk (JSMR) melakukan penawaran umum berkelanjutan obligasi berkelanjutan I/2013 sebesar Rp 5.95 triliun mendapatkan peringkat AA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (9/9).

Selain itu, Pefindo juga menegaskan peringkat yang sama untuk perseroan dan obligasinya yang beredar senilai Rp5 triliun, termasuk yang akan jatuh tempo, yakni Obligasi XI/2003 dan I/JM-10/2012 yang akan jatuh tempo pada 2013 senilai Rp1,5 triliun. Adapun prospek peringkat tersebut adalah stabil.

Analis Pefindo Niken Indriarsih mengatakan, peringkat tersebut mencerminkan posisi operator jalan tol pelat merah itu yang mendominasi di industri jalan tol, pertumbuhan pendapatan jalan tol yang stabil terutama didorong meningkatnya volume lalu lintas dan struktur tarif yang lebih baik. \"Selain itu, kuatnya indikator profitabilitas dan fleksibilitas keuangan yang kuat,\" kata dia.

Kendati demikian, peringkat tersebut dibatasi struktur modal perusahaan yang agresif dalam jangka pendek hingga menengah dan resiko bisnis terkait pembangunan jalan tol baru. JSMR merupakan operator jalan tol dengan portofolio jalan tol termasuk Jagorawi, tol dalam kota Jakarta, Prof Dr Ir Sedyatmo, Jakarta-Cikampek, Jakarta-Tangerang, Ulujami-Pondok Aren, Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR), Padalarang-Cilenyi, Cipularang, Surabaya-Gempol, Semarang, Belmera, Palikanci, Jalan Tol Lingkar Luar Bogor (BORR), Semarang-Solo dan Surabaya-Mojokerto.

Per akhir kuartal I tahun ini, saham perseroan sebesar 70% dimiliki pemerintah, sekitar 2,7% dimiliki PT Jamsostek-JHT, manajemen dan karyawan sekitar 0,3% dan publik mencapai 26,9%. (bani)

BERITA TERKAIT

Jasa Armada Targetkan Laba Tumbuh 50%

Tahun ini, PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) menargetkan pertumbuhan laba bersih 50% dibanding proyeksi laba di tahun 2017 lalu…

Empat Anak Usaha BYAN Raih Kontrak PKP2B

NERACA Jakarta - PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dan Kementerian ESDM telah menandatangani amandemen perjanjian karya pengusahaan pertambangan batubara (PKP2B)…

Indonesia Peringkat dua Penderita TBC

Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek mengatakan saat ini Indonesia menduduki peringkat nomor dua terbanyak penderita tuberkulosis atau TBC setelah…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sekolah Pasar Modal Gratis di Buka di NTB

NERACA Mataram – Dalam rangka perbanyak investor saham di Nusa Tenggara Barat, kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Mataram menyelenggarakan…

Jakarta Garden City Pasarkan Lifestyle Center “New East”

NERACA Jakarta - PT Mitra Sindo Sukses, anak perusahaan dari PT Modernland Realty Tbk mulai pasarkan produk properti komersial terbaru…

Investasi Properti di Bali - Tavisamira Janjikan Tiga Tahun Uang Kembali

NERACA Serpong-  PT Anugerah Kasih Satu (AKS), salah satu anak usaha PT Anugerah Kasih Investama (AKI) Group yang sedang mengembangkan…