Lagi, ABM Investama Kantongi Kontrak US$206 Juta

NERACA

Jakarta-PT ABM Investama Tbk (ABMM) melalui anak usahanya, PT Cipta Kridatama (CK) memperoleh kontrak baru senilai US$206 juta. Jumlah tersebut merupakan nilai kontrak tahap awal di dua pit tambang untuk lima tahun pertama dengan PT Multi Harapan Utama. “Nilai kontrak awal saat ini untuk dua pit tambang. Kontrak berlangsung selama lima tahun dan untuk tahun selanjutnya akan kami kaji ulang bersama,” kata Direktur Utama PT Cipta Kridatama Yovie Priadi dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin (9/9).

Menurut dia, kontrak yang diperoleh anak usaha perseroan tersebut dengan opsi perpanjangan kontrak hingga berakhirnya masa tambang. Melalui kontrak tersebut Cipta Kridatama akan memberikan layanan jasa pertambangan seperti pengupasan lapisan pucuk tanah dan tanah penutup, pengangkutan batu bara, dan penyewaan alat berat. Termasuk pemeliharaan infrastruktur jalan angkut batu bara untuk dua pit tambang batu bara MHU yang terletak di Tanjung Laung dan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur.

Tambang MHU memiliki kualitas batu bara yang beragam dari kalori menengah hingga kalori tinggi dengan cadangan batu bara besar. Melalui kontrak itu, target produksi pengupasan lapisan pucuk tanah dan tanah penutup untuk kurum waktu lima tahun pertama mencapai 107 juta bcm. Sementara itu, produksi batu bara mencapai 9 juta metrik ton. Hasil produksi yang dihasilkan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri dan ekspor ke beberapa negara di Asia.

Selain penandatanganan kontrak dengan PT Multi Harapan Utama, anak usaha perseroan sebelumnya juga telah menandatangani kontrak senilai US$ 428 juta dengan PT Kaltim Jaya Bara (KJB) untuk lima tahun mendatang. Kontrak ini termasuk untuk pengupasan lapisan tanah penutup (overburden removal), penyewaan alat berat, dan pembangunan infrastruktur menuju ke lokasi pertambangan, “Kontrak dengan KJB adalah pencapaian yang signifikan bagi CK. Bukan hanya karena nilai kontraknya, namun juga karena sinergi dan prospek pengembangan jangka panjang yang dapat kami tumbuhkan bersama KJB,” jelasnya.

Dalam kontrak ini Ciptra Kridatama akan melakukan pengerjaan sejak sebelum proses persiapan penambangan (green field project) termasuk pembangunan hauling road sepanjang 30 kilometer dari lokasi pertambangan ke pelabuhan KJB. Menurut dia, proyek ini selaras dengan rencana CK di 2013 untuk mulai mengembangkan sayap bisnis tidak hanya sebagai penyedia jasa pertambangan, namun juga penyedia jasa konstruksi.“Kami berharap perluasan bisnis untuk mencakup pekerjaan pembangunan infrastruktur seperti hauling road di KJB ini akan dilihat sebagai nilai tambah yang bisa kami berikan kepada para klien,”paparnya.

Sebagai informasi, KJB memiliki cadangan batubara berkalori 5.600 GAR (sub-bituminuous) dengan perkiraan life of mine lebih dari 10 tahun. KJB sudah memiliki kontrak jangka panjang dengan pembeli (off-taker) sehingga dapat menjamin keberlangsungan produksi hingga penjualan produk KJB. Adapun target overburden removal di akhir proyek ini pada 2018 adalah sebesar 151,5 juta BCM. (lia)

BERITA TERKAIT

Kadin: Industri Tidak Bisa Langsung Tumbuh Meski Harga Gas Turun

NERACA Jakarta - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) menilai bahwa penurunan harga gas industri yang rencananya akan mulai berlaku…

Beli Rumah di Usia Muda Bukan Lagi Mustahil

Empat tahun sejak di lantik menjadi perwira polisi, Nuril Fajar (25) memberanikan diri mengambil rumah di usia muda. Hal ini…

Dongkrak Aset Jadi Rp 27,9 Triliun - META Operasikan Proyek Tol dan PLTM

NERACA Jakarta - Genjot pertumbuhan pendapatan dan aset, PT Nusantara Infrastructure Tbk (META)  bersiap mengoperasikan dua proyek infrastruktur dan melanjutkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

RECCI Ramaikan Pasar Aksesoris Handphone Indonesia

Ramaikan pasar aksesoris handphone, PT Intertekno Maju Indonesia memperkenalkan produk terbarunya, yaitu RECCI Powerbank, kabel data, earphone dan charger di…

Jaga Kualitas Produksi Tambang - BRMS Kirim Dore Bullion dari Poboya Ke Jakarta

NERACA Jakarta – Menjaga pertumbuhan bisnis di sektor pertambangan, PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) terus mengoptimalkan nilai tambah dalam…

Pasca Marubeli Miliki Saham - SILO Kembangkan Potensi Bisnis Kesehatan

NERACA Jakarta – Mengoptimalkan bisnis layanan kesehatan yang dinilai memiliki prospek positif, PT Siloam Internasional Tbk (SILO) terus perluas kerjasama…