BPS Dorong Pembenahan Neraca Jasa

NERACA

JakartaDeputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Sasmito Hadi Wibowo, menuturkan adanya pembenahan dalam neraca jasa dapat menekan defisit neraca transaksi berjalan agar tidak terlalu melebar.\"Kuncinya untuk memperbaiki neraca jasa ke depan. Caranya meningkatkan kualitas sumberdaya manusia (SDM),\" tegas Sasmito di Jakarta, kemarin.


Dia mengatakan, neraca jasa mengalami defisit karena masih banyak sektor industri produktif yang mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia, menggunakan jasa pelayanan asing.\"Neraca jasa tidak hanya pekerja saja. Jasa ekspor impor kita juga masih menggunakan tenaga asing. Pinjaman kita juga masih banyak yang diluar negeri,\" tambahnya.


Sasmito lalu mencontohkan, saat ini jasa pengiriman uang dari pekerja di luar negeri (remmitance) ke Indonesia masih lebih kecil, dibandingkan nilai uang gaji yang dibayarkan bagi para pekerja asing di Indonesia.\"Sekarang ekspatriat sudah ribuan di Indonesia dan gajinya besar-besar, TKI kita gajinya kecil-kecil. Yang jelas sejauh ini neraca barang (nonmigas) masih lebih baik ketimbang neraca jasa,\" ungkapnya. [ardi]

BERITA TERKAIT

Dirut Jasa Marga Tambah Porsi Saham JSMR

Tingkatkan nilai investasi, Direktur Utama PT Jasa Marga (persero) Tbk (JSMR), Desi Arryani menambah kepemilikan saham di Jasa Marga dengan…

Dewan Dorong Pemkot Sukabumi Bangun Gudang Aset

Dewan Dorong Pemkot Sukabumi Bangun Gudang Aset NERACA Sukabumi - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Sukabumi mendukung penuh jika…

GM Jasa Marga Dituntut Dua Tahun Penjara

GM Jasa Marga Dituntut Dua Tahun Penjara NERACA Jakarta - General Manager (GM) PT Jasa Marga (Persero) Tbk Cabang Purbaleunyi…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

BI : Siklus Krisis Ekonomi 10 Tahunan Tak Relevan

      NERACA   Jakarta - Pernyataan bahwa siklus krisis ekonomi di Indonesia akan terjadi setiap 10 tahun sekali…

Jepang Tertarik Bangun MRT Di Jakarta

      NERACA   Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan kerja ke Tokyo, Jepang…

Empat Provinsi Siaga Karhutla

      NERACA   Jakarta - Sebanyak empat provinsi, yaitu Sumatra Selatan (Sumsel), Riau, Kalimantan Barat (Kalbar), dan Kalimantan…