Askes Seleksi Calon Pegawai BPJS Kesehatan

NERACA

Jakarta-Dalam proses pelaksanaan rekrutmen pegawai BPJS hingga September ini, PT Askes (Persero) telah melaksanakan seleksi administratif. Direktur Utama, Askes, Fachmi Idris mengatakan jumlah total verifikator Jamkesmas yang melamar sebanyak 1.431 orang dan seluruhnya telah lolos seleksi administrasi. “Walaupun status verifikator tersebut merupakan tenaga kontrak waktu terbatas Kementerian Kesehatan RI, PT Askes memprioritaskan mereka untuk menjadi calon pegawai BPJS Kesehatan,” ujar Fachmi dalam siarang persnya di Jakarta, Minggu (8/9).

Fachmi juga menjelaskan tahapan seleksi yang digunakan, adalah tes pengetahuan bidang tugas dan pengetahuan bidang umum, tes komputer, psikotes, wawancara dan tes kesehatan.Masing-masing tahapan tersebut menggunakan sistem gugur sedangkan tempat pelaksanaannya di ibukota propinsi. “Proses seleksi harus dilalui dengan baik dan diharapkan kompetensi yang menjadi kriteria dan telah ditetapkan oleh Askes, mampu dipenuhi oleh tenaga verifikator Jamkesmas yang mengikuti seleksi,” imbuh dia

Untuk mengoperasikan BPJS pada 2014 nanti, setidaknya PT Askes minimal sudah akan memiliki 6.000 tenaga SDM. Saat ini pihak perseroan baru memiliki sekitar 4.500 pegawai. Untuk menambah kekurangan tenaga, pada tahun 2015 BPJS akan merekrut lagi sekitar 1.500 pegawai. Namun jumlah ini dapat berkurang dan dapat juga bertambah tergantung prediksi beban dan target yang ditetapkan pemerintah dalam mencapai Jaminan Kesehatan Nasional semesta bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Secara keseluruhan, SDM yang dibutuhkan adalah untuk mengisi posisi verifikator, petugas koleksi iuran, tenaga marketing, tenaga advokasi, dan lain-lain,” papar Fachmi.

Terhitung sejak Juli 2013 Askes membuka lowongan masuk khusus bagi verifikator independen program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) untuk menjadi pegawai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Pembukaan seleksi masuk bagi verifikator independen ini merupakan bagian dari kebijakan Askes untuk menambah SDM sebagai bagian dari kesiapan perusahaan untuk bertransformasi menjadi BPJS pada tanggal 1 Januari 2014 mendatang. [sylke]

BERITA TERKAIT

Investasi Di Sektor Kesehatan Naik Dua Kali Lipat

    NERACA   Jakarta - Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek menyampaikan bahwa sektor kesehatan Indonesia sudah mulai dilirik dunia,…

Calon Gubernur BI Jangan Dipolitisasi

  NERACA Jakarta -  Calon Gubernur Bank Indonesia yang akan diajukan Presiden Joko Widodo ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) harus…

Calon Gubernur BI Harus Bersih dari Pengaruh Rezim Lama

NERACA Jakarta-Anggota DPR berharap figur calon gubernur BI harus loyal kepada Presiden Jokowi selaku kepala negara, dan bersih dari pengaruh…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Taspen Raih Laba Bersih Rp721 miliar

      NERACA   Jakarta - PT Taspen (Persero) sepanjang tahun 2017 mencatat laba bersih sebesar Rp721,73 miliar, tumbuh…

Naik 15,5%, BTN Cetak Laba Rp3,02 triliun

      NERACA   Jakarta - Kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menunjukan hasil positif sepanjang 2017 dengan…

Penghambat Inklusi Keuangan di Indonesia Menurut Presiden

      NERACA   Jakarta - Presiden Joko Widodo menyebutkan ada dua penghambat perluasan inklusi keuangan di Indonesia, yakni…