Bisnis MICE, Dyandra Media Andalkan Proyek Bali

NERACA

Jakarta- PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) melalui salah satu perusahaan subholding yang bergerak di bidang Convention dan Exhibition Hall, PT Nusa Dua Indonesia mengaku telah merampungkan ekspansi tahap dua Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC). Rencananya, perseroan akan meresmikan bangunan tersebut pada 24 September mendatang.

Direktur Operasional PT Dyandra Media International Tbk, Danny Budiharto mengatakan, dalam ekspansi tahap dua Bali Nusa Dua Convention Center perseroan menambah jumlah ruang dan fasilitas tambahan lainnya. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di Indonesia. Khususnya untuk menunjang penyelenggaraan KTT APEC 2013.“Bangunan baru seluas 25.000 m2 ini memang khusus untuk menunjang penghelatan KTT APEC 2013 dengan fasilitas tambahan 20 ruang pertemuan dan parkir basement untuk 150 mobil,” katanya dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu (8/9).

Dengan penambahan tersebut, kata dia, total gross area BNDCC saat ini menjadi 50.000 m2 dan memiliki daya tampung lebih dari 12.000 orang. Untuk kelengkapan akomodasinya, BNDCC juga menyediakan fasilitas sebuah hotel bintang 5 berkapasitas 100 kamar yang akan diresmikan pada akhir tahun 2014.

Menurut dia, hadirnya tambahan fasilitas sarana MICE sekelas BNDCC bukan hanya meningkatkan pertumbuhan industri, namun juga akan semakin memantapkan posisi Bali sebagai destinasi MICE berskala internasional. Selain penyelesaian proyek di Bali, perseroan yang menjadi bagian dari grup Kompas Gramedia juga tengah fokus pembangunan ruang pertemuan dan pameran Indonesia International Expo (IIE), sebuah Convention and Exhibition Hall yang menelan dana sebesar Rp 2 triliun di kawasan BSD City, Tangerang Selatan.

Dalam proyek ini perusahaan menggandeng Sinar Mas Land sebagai salah satu pengembang properti. Rencananya, IIE akan selesai pada pertengahan tahun 2014. “Kami targetkan pembangunan Indonesia International Expo secara keseluruhan dapat selesai pertengahan tahun 2014 dan langsung bisa mulai beroperasi,” kata Managing Director Corporate Strategy and Services Sinar Mas Land, Ishak Chandra.

Rencananya, perseroan juga akan membangun usaha baru PT Dyandra Amaradana yang fokus di bidang show biz. Dengan melakukan beberapa pengembangan usaha tersebut diharapkan dapat menanambah kontribusi pendapatan dan laba perseroan, “Pertumbuhan laba bersih pada 2013 diperkirakan sebesar 30– 35% dari tahun sebelumnya,” imbuh Danny. (lia)

BERITA TERKAIT

Estimasi Risiko Proyek Infrastruktur

    Oleh: Ariyo DP Irhamna Peneliti INDEF   Pemerintah memiliki ambisi yang sangat besar untuk mengejar ketinggalan infrastruktur kita.…

Intiland Anggarkan Capex 2 Triliun - Danai Proyek Eksisting

NERACA Jakarta – Kejar target penjualan tahun ini sebesar Rp 3,3 triliun, PT Intiland Development Tbk (DILD) masih mengandalkan proyek…

PUPR Perkirakan Penghentian Berlangsung 2 Minggu - Proyek Infrastruktur

      NERACA   Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperkirakan penghentian sementara pekerjaan konstruksi beresiko…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kantungi Dana Segar US$ 150 Juta - Wika Realty Kebut Proyek TOD Jakarta River City

NERACA Jakarta – Pengembang PT Jakarta River City – anak usaha dari PT Wika Realty memastikan pembangunan proyek mixed use…

TBIG Berikan Layanan Kesehatan di Jateng

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), PT Tower Bersama InfrastructureTbk (TBIG) memberikan bantuan pangan dan…

BEI Perpanjang Suspensi GREN dan TRUB

Lantaran belum melakukan pembayaran denda, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperpanjang penghentian sementara perdagangan efek PT Evergreen Invesco Tbk (GREN)…