Penerimaan CPNS Tidak Ada Titipan

Klarifikasi Walikota Depok

Senin, 09/09/2013

Depok – Walikota Depok dengan mengklarifikasi adanya isu Kolusi Korupsi dan Nefotisme (KKN) dalam proses Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Pemerintah Kota Depok Tahun 2013 ini. Demikian ditegaskannya saat menghadiri Puncak Acara Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke- 41 Tingkat Kota Depok Tahun 2013, akhir pekan kemarin.

Dikatakannya, untuk menjadi perhatian, bahkan perlu menyampaikan klarifikasi, menginformasikan terkait jumlah formasi penerimaan CPNS di Kota Depok tahun 2013 ini. mendapatkan formasi penerimaan CPNS (dari umum) sebanyak 193. “Tidak ada yang namanya titip menitip, seluruh pendaftar wajib mengikuti prosedur sesuai peraturan, dan kita melaksanakan sistem online. Formasi juga disediakan bagi mereka yang berstatus K2, mereka harus mengikuti tes terlebih dahulu,” tutur Walikota.

Ditegaskan pula, bahwa penentuan jumlah formasi dilakukan dari pusat, KemPAN dan RB. Hal tersebut juga diperhitungkan secara matang dan jumlah formasi disesuaikan dengan APBD daerah. “Akan ada banyak formasi Dokter, Tenaga Kesehatan dan Guru didalamnya,” Nur Mahmudi Isma’il menambahkan.

Sementara itu, terkait hari kesatuan gerak PKK ini, Walikota sangat mengapresiasi kontribusi para ibu-ibu dalam mensukseskan pelaksanaan PKK di seluruh wilayah di Kota Depok. PKK merupakan soko guru kesejahteraan keluarga. PKK juga akan ikut serta dalam Musrembang. Juga diingatkan, dalam upaya mewujudkan keluarga yang sejahtera, samawa, perceraian haruslah dihindari. BPMK dapat berperan dalam menyiapkan program penyuluhan persipan berumah tangga.

Selain itu, senada dengan yang dikatakan Ketua Umum PKK Pusat, bahwa Program PKK harus selaras dengan RPJMN Pusat dan RPJMD. Camat, Lurah dan Istrinya selaku Ketua TP PKK Wilayah, harus mempunyai pegetahuan dan program pemerintah, agar dapat mensosialisasikannya kembali kepada masyarakat. “Program Deteksi Aktif TB, agar Kota Depok ini bebas dari TB. Agar menjadi Depok maju, sejahtera dan bebas TB. Program 10 Tertib juga harus dilaksanakan dan dijalankan dengan baik oleh seluruh element,“ tandas Walikota Depok.