Jadi “Pilot Project” Saluran Optic Bersama - Kota Sukabumi

Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi ditunjuk Dinas Komunikasi Informasi (Diskominfo) Provinsi Jabar untuk dijadikan pilot project saluran optic bersama (Ducting Bersama). ”Ditunjuknya Kota Sukabumi hasil dari rapat penjelasan penyelenggaraan saluran serat optic bersama se-Jawa Barat di Kantor Diskominfo Provinsi Jabar pada Kamis (5/9) yang lalu”, kata Kepala Kantor Kominfo Kota Sukabumi H Cecep Mansur, yang didampingi Kasi Teknologi Informasi Aplikasi Telekomunikasi, Rahman Gania, kepada NERACA, Jumat (6/9).

Dijelaskan Cecep, program ducting bersama sangat bermanfaat bagi daerah dimana kondisi kota yang sudah penuh oleh kabel optic udara, akan rapih dengan program tersebut karena nantinya akan ditanam di bawah tanah dengan menggunakan teknologi ducting ini.

”Seperti yang dijelaskan Direktur Telekomunikasi Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementrian Kominfo RI Dr Ir Ismail MT saat memberikan sambutan pada acara rapat tersebut bahwa progam ducting bersama ini sangat mendukung Master Plan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) pada program National Broadband Network, dimana persebaran jaringan serat optik sebagai penunjang penyelenggaraan telekomunikasi perlu dikendalikan agar selaras dengan kaidah tata ruang dan estetika kota”, kata dia Cecep.

Nantinya, lanjut Cecep, setelah program ini berlangsung tidak ada lagi kabel optik yang bergelantungan di udara, karena sudah disimpan di bawah tanah. “Diantaranya, kabel optik seluler,TV digital dan lain sebagainya yang menggunakan kabel optik”, kata dia.

Namun, kata Cecep, untuk mewujudkan program tersebut pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Diskominfo Provinsi Jawa Barat melalui PT Jabar Telematika sebagai BUMD yang menangani pelaksanaan program ducting bersama ini. “Tujuannya, agar program dapat berjalan sesuai dengan alur rencana. Selain itu program ini sangat mendukung dalam mencapai Kota Sukabumi sebagai Cybercity”, ujarnya.

Pihaknya juga akan melakukan koordinasi terkait program tersebut dengan dinas-dinas terkait di Pemkot Sukabumi dan lembaga jasa yang menggunakan kabel optik. ”Secepatnya kita akan melakukan sosialisasi dan konsolidasi dengan mereka”, tandas Cecep.

BERITA TERKAIT

Pertengahan Tahun, PBB dan BPHTB Sukabumi Sudah Mencapai Rp13 Miliar lebih - Usulan Kerjasama Pembayaran Pajak Via Minimarket

Pertengahan Tahun, PBB dan BPHTB Sukabumi Sudah Mencapai Rp13 Miliar lebih Usulan Kerjasama Pembayaran Pajak Via Minimarket NERACA Sukabumi -…

Puluhan Koperasi di Sukabumi Terancam Dibubarkan

Puluhan Koperasi di Sukabumi Terancam Dibubarkan NERACA Sukabumi - Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Sukabumi, Jawa Barat, mengancam…

Investasi Kota Tangerang Capai Rp2,7 Triliun

Investasi Kota Tangerang Capai Rp2,7 Triliun  NERACA Tangerang - Nilai investasi di Kota Tangerang, Banten, mencapai Rp2,7 triliun hingga Mei…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Walikota Depok: STNK Nunggak Dua Tahun, Data Dihapus dan Dilarang Operasional

Walikota Depok: STNK Nunggak Dua Tahun, Data Dihapus dan Dilarang Operasional NERACA Depok - Walikota Depok Dr. KH M. Ideis…

KABUPATEN SUKABUMI - Harga Telur dan Ayam Potong Semakin Melambung

KABUPATEN SUKABUMI  Harga Telur dan Ayam Potong Semakin Melambung NERACA Sukabumi - Harga telur dan ayam potong di wilayah Kabupaten…

DPRD Sukabumi Dukung Usulan Mengenai PKS Pembayaran Pajak Via Minimarket - Iwan Adhar : “Selama untuk Kepentingan Masyarakat Saya Dukung”

DPRD Sukabumi Dukung Usulan Mengenai PKS Pembayaran Pajak Via Minimarket Iwan Adhar : “Selama untuk Kepentingan Masyarakat Saya Dukung” NERACA…