Dekopinda: Kemandirian Koperasi Perlu Ditingkatkan

Kabupaten Sukabumi

Senin, 09/09/2013

Sukabumi - Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Ruspandi, meminta pelaku koperasi meningkatkan kemandirian baik dalam perorganisasian maupun permodalan.

Dewasa ini, kata Ruspnadi, khususnya di wilayah Kabupaten Sukabumi, masih banyak koperasi yang belum mandiri dalam hal perorganisasian maupun permodalan. "Banyak pelaku koperasi tidak memhami koperasi dan banyak pula pelaku koperasi hanya mengandalkan modal dari bantuan dan dana hibah," terang Ruspandi, kepad NERACA, Jumat (6/9).

Kendati demikian, kata Ruspadi,dengan banyaknya pelaku koperasi di Kabupaten Sukabumi, dan mampu menyerap tenaga kerja, bukti bahwa dunia koperasi masih memiliki peran strategis terhadap perkembangan ekonomi.

Untuk pengembangan perkoperasian, tandas Ruspandi, perlu adanya kemitraan yang kuat antara pelaku koperasi, organisasi koperasi dan pemerintah. Bentuk kemitraan itu, dengan cara memberikan kesempatan pendidikan tentang koperasi bagi para pemula maupun masyarakat umum dengan memberikan pendidikan di Institut Koperasi Indonesia (Ikopin).

"Dulu kita sering mengirimkan pelaku koperasi mupun masyrakat umum untuk mengikuti pendidikan di Ikopin. Tetapi sekarang ini, program itu tidak pernah lagi kita temukan. Anehnya, masyarakat umum lebih mengetahui dari pihak luar tanpa adanya pemberitahuan kepada Dekopinda," tandas Ruspnadi.

Hal yang sama dalam hal pembinaan koperasi, Dekopinda, kata Ruspnadi, tidak bisa berbuat banyak karena minimnya anggaran dari Pemkab Sukabumi. "Hingga saat ini kita belum menerima anggaran dari Pemkab Sukabumi untuk melaksanakan kegiatan pembinaan," katanya.