Lahirkan Pemimpin Indonesia yang Lebih Berkualitas

Duet Angkasa Pura I dan PSF

Sabtu, 14/09/2013

Meski wajib belajar sembilan tahun sudah lama dilaksanakan bahkan kini mulai rintisan 12 tahun, namun belum semua anak usia sekolah mampu mengenyam pendidikan, khususnya Sekolah Menengah Atas (SMA) yang memadai lantaran keterbatasan ekonomi. Padahal edukasi dalam hal ini adalah investasi negara terhadap komponen sumber daya manusia dalam rangka meningkatkan produktivitas perekonomian secara agregat dan jangka panjang.

Menurut data World Bank (2010), tingkat pendaftaran murid SMA di Indonesia hanya berada di tingkat 45%. Persentase tersebut lebih rendah bila pengukuran hanya dilakukan terhadap keluarga prasejahtera. Oleh karena itu, diperlukan kerjasama dari berbagai pihak untuk meratakan akses pendidikan di Indonesia.

Putera Sampoerna Foundation senantiasa terus berupaya meningkatkan akses guna pemerataan pendidikan bagi anak bangsa. Pada tahun ajaran 2013/2014 ini, Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI), sekolah berasrama setingkat SMA bertaraf internasional meningkatkan penerimaan siswa-siswi dari wilayah Indonesia Timur.

Sebanyak 28 siswa-siswi dari wilayah Indonesia Timur menerima bantuan dana pendidikan dari para donatur dan mitra Putera Sampoerna Foundation untuk menempuh pendidikan selama 3 tahun. Mereka berasal dari Lombok, Manado, Kupang, Ambon, Biak, Manokwari, Fakfak, Jayapura dan Merauke.

Putera Sampoerna Foundation percaya bahwa putera-puteri dari Indonesia Timur memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan yang berkualitas. Mereka dinilai memiliki potensi untuk menjadi pemimpin masa depan berkualitas di Indonesia.

"Potensi mereka harus digali dan dikembangkan agar kelak mereka menjadi pemimpin bangsa yang tangguh dan berkarakter, serta nantinya mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan negara, khususnya masyarakat di daerahnya,” ujar Managing Director Putera Sampoerna Foundation, Nenny Soemawinata.

Kerjasama Putera Sampoerna Foundation dengan berbagai mitra melalui bantuan dana pendidikan merupakan wujud nyata partisipasi dan kontribusi untuk mengurangi angka putus sekolah khususnya di kalangan remaja sehingga mereka kelak menjadi pemimpin masa depan yang berkualitas, sebagai upaya menuju Indonesia yang lebih baik. Jalinan kerjasama ini salah satunya dengan PT Angkasa Pura I (Persero) yang memiliki kesamaan komitmen dalam berperan aktif untuk menciptakan calon pemimpin bangsa yang mandiri dan berkarakter.

“Masyarakat membutuhkan pengembangan kualitas dan kesempatan memperoleh pendidikan untuk melahirkan pemimpin masa depan terbaik di Indonesia. Semua pihak harus memberikan kesempatan kepada siswa Indonesia yang berprestasi, khususnya siswa dari Indonesia Timur, untuk memperoleh pendidikan berkualitas agar kelak nanti menjadi pemimpin bangsa yang tangguh dan berkarakter,” ujar Direktur Human Capital General Affair PT Angkasa Pura I (Persero), Daan Ahmad.

Akademi Siswa Bangsa Internasional, memastikan bahwa siswa-siswi yang berprestasi dan memiliki jiwa calon pemimpin dari seluruh Indonesia akan dapat mengenyam pendidikan berkualitas guna menjadi pemimpin bangsa masa depan yang berkaliber tinggi,dengan kemampuan akademis dan berakhlak baik.