Astra Otoparts Bentuk Perusahaan Baru

NERACA

Jakarta-PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) menggandeng perusahaan asal Jepang, MetalArt Corporation membentuk perusahaan patungan untuk mengembangkan bisnisnya di bidang komponen otomotif. Kerja sama ini menyerap investasi senilai US$45,3 juta. Informasi tersebut disampaikan Direktur Astra Otoparts, Robby Sani di Jakarta, Rabu (4/9).

Disebutkan, perusahaan patungan ini nantinya akan memproduksi forging parts yang ditujukan untuk pasar Original Equipment for Manufacturer (OEM) kendaraan roda empat, seperti crankshaft, gears, dan connecting rod. Pabrik baru dari perusahaan ini terletak di atas lahan seluas 3,2 hektar di Karawang International Industrial City, Karawang, Jawa Barat, Indonesia.

Pabrik baru tersebut diperkirakan akan memulai produksi massal pada Juli 2014 dengan perkiraan kapasitas produksi sekitar 60 ribu unit pada 2014 dan dapat mencapai hingga 8,7 juta unit pada 2017. Penandatanganan kerja sama untuk membentuk perusahaan patungan ini dilakukan kedua perusahaan pada 2 September 2013. Dalam perusahaan patungan yang baru dibentuk MetalArt sebagai mayoritas dengan saham sejumlah 70% dan sisanya 30% dikuasai oleh Astra Otoparts.

Dalam rencana bisnisnya, manajemen perseroan menegaskan akan terus melakukan ekspansi untuk mendukung pertumbuhan kinerja perusahaan. Ekspansi yang dilakukan yaitu dengan menjalin kerja sama dan akuisisi perusahaan di sektor otomotif lainnya. Adapun kerjasama yang telah dilakukan dengan membentuk perusahaan patungan dengan perusahaan ban internasional, Pirelli Tyre S.p.A awal Juli 2013. Disebutkan, total investasinya sekitar Rp1,3 triliun dan diharapkan dapat berproduksi pada 2014 mendatang.

Saat ini hampir 90% dari total produksi perseroan dipasok untuk pasar domestik dan sisanya sebesar 10% didistribusikan ke negara lain. Rencananya 40% produk dari perusahaan patungan dengan perusahaan ban internasional, Pirelli Tyre S.p.A akan dipasarkan di pasar domestik melalui jaringan perseroan dan sisanya diekspor. Pihak manajemen menilai pasar otomotif di Asia justru berkembang sehingga mendorong investor asing melakukan ekspansi di Asia terutmama Indonesia.

Selain kerja sama tersebut, belum lama ini AUTO bekerja sama dengan Toyoda Gosei Co Ltd, Jepang melalui perusahaan joint venture bernama PT Toyoda Gosei Safety System Indonesia (TGSSI). Selain itu, perseroan juga menambah porsi saham menjadi 20% di TGSSI, “Saat ini kami memang menguasai 20%, sementara sisanya sebesar 80% dipegang oleh Toyoda Gosei Co. Ltd,” kata Direktur Utama AUTO Siswanto Prawiroatmodjo.

Sebagai informasi, perseroan berniat melakukan ekspansi dengan menjajaki negara-negara berkembang lainnya yang memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Sampai dengan semester pertama tahun ini, PT Astra Otoparts Tbk telah menghabiskan belanja modal hingga Rp1 triliun dari total belanja modal yang dianggarkan tahun ini sebesar Rp2 triliun. Dana belanja modal tersebut digunakan untuk ekspansi perseroan berupa penambahan kapasitas dan investasi di bidang human capital, \"Dana belanja modal sudah digunakan hingga 50% dari total belanja modal pada tahun ini yang mencapai Rp2 triliun,\" kata Siswanto. (lia)

BERITA TERKAIT

2018, Perusahaan Konvensional Terus Tergerus - KONSEKUENSI DERASNYA ARUS DIGITALISASI

Jakarta-Meski ekonomi dunia termasuk Indonesia ‎diperkirakan akan membaik pada 2018, arus digitalisasi terus merambah sehingga perusahaan ritel maupun transportasi konvensional…

Tunas Baru Lampung Rilis Obligasi Rp 1 Triliun

Lunasi utang, PT Tunas Baru Lampung (TBLA) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I Tunas Baru Lampung tahap I tahun 2018 dengan…

Adira Insurance Bentuk Tim Tanggap Bencana

      NERACA   Jakarta - Untuk mengantisipasi bencana banjir ini, Adira Insurance telah membentuk tim tanggap bencana yang…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Presdir Hero Supermarket Mengundurkan Diri

Presiden Direktur Stephane Deutsch PT Hero Supermarket Tbk (HERO) mengundurkan diri. Pengumuman pengunduran diri tersebut disampaikan HERO dalam siaran persnya…

Tunas Baru Lampung Rilis Obligasi Rp 1 Triliun

Lunasi utang, PT Tunas Baru Lampung (TBLA) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I Tunas Baru Lampung tahap I tahun 2018 dengan…

Jakarta Garden City Raih PMSEA 2018

NERACA Jakarta -- Perumahan skala kota (township) Jakarta Garden City (JGC) seluas 370 hektar, yang dikembangkan PT Mitra Sindo Sukses,…