Bappenas Menilai Prediksi Inflasi BI Terlalu Tinggi - Perpu Belum Diperlukan

NERACA

Jakarta - Staf ahli ekonomi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang Prijambodo, mengatakan bahwa prediksi inflasi yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI) sebesar 9%-9,8% adalah terlalu tinggi. “Masih ada peluang inflasi total tahun 2013 di bawah 9%. Prediksi inflasi yang diperkirakan BI sebesar 9%-9,8% itu sangat tinggi,” kata Bambang kepada Neraca, Rabu (4/9).

Mengenai inflasi tahun kalender yang mencapai 7,94% sampai Agustus 2013, Bambang juga menganggap angka tersebut masih dalam prediksi pemerintah. Dia mengatakan, pemerintah sudah merevisi asumsi makro inflasi yang tercatat dalam APBN-P 2013 sebesar 7,2% menjadi di atas 9,2%.

Pemerintah, melalui Kementerian Keuangan, pada akhir Agustus lalu di hadapan DPR mengatakan bahwa outlook inflasi 2013 adalah sebesar 9,2%. Angka ini jauh di atas prediksi pemerintah yang tertuang dalam APBN-P 2013 sebesar 7,2%. Menurut Bambang, akibat kondisi ekonomi yang belum masuk kategori darurat, maka Perpu atau Peraturan Pengganti Undang-undang, belum diperlukan untuk menjaga inflasi tetap rendah.

“Inflasi yang disebabkan administrated price belum terlalu besar kontribusinya. Lihat saja di inflasi Agustus ini. Kenaikan tarif listrik hanya berpengaruh terhadap inflasi sebesar 0,1%. Itu tidak besar, jadi Perpu belum perlu. Kalau kita bisa menjaga stabilitas (ekonomi), maka perlambatan tidak besar. Nah, inilah yang harus kita jaga supaya krisis menjauh,\" tegas Bambang.

Mengenai defisit neraca perdagangan, dari Januari-Juli 2013 tercatat US$5,65 miliar, Bambang mengatakan defisit tersebut terjadi, karena sisi non-migas yang masih defisit akibat harga komoditas non-migas yang masih menurun.

Melambatnya ekonomi China dan India sebagai pasar ekspor komoditas non-migas Indonesia, dituding Bambang, membuat kinerja ekspor non-migas semakin terpuruk. “Tapi nanti kalau memang ekonomi dunia pulih, meski indikasi ke sana belum kuat, ini akan membuat neraca perdagangan non-migas kita positif,” pungkasnya. [iqbal]

BERITA TERKAIT

MAMI Prediksi Kinerja IHSG Tumbuh Signifikan - Momentum Tahun Politik

NERACA Jakarta – Pilkada serentak yang bakal di lakukan tahun depan, membuat kekhawatiran tersendiri bagi pelaku pasar modal. Meskipun keyakinan…

Banten November Alami Inflasi 0,35 Persen

Banten November Alami Inflasi 0,35 Persen NERACA Serang - Provinsi Banten pada bulan November 2017 mengalami inflasi 0,35 persen dibandingkan…

Bappenas Tekankan Pentingnya Perencanaan dan Penganggaran Berkualitas

    NERACA   Jakarta - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro menekankan pentingnya perencanaan dan penganggaran berkualitas…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Menkeu Harap Swasta Makin Banyak Terlibat di Infrastruktur

      NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap makin banyak pihak swasta yang terlibat dalam pembangunan…

Menggenjot Skema KPBU di Sektor Pariwisata

    NERACA   Jakarta - Sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang tumbuh secara masif di tahun ini. Bahkan,…

BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Layanan Digital

      NERACA   Jakarta - Era digital menuntut semua pihak untuk dapat memenuhi tuntutan pelanggan dengan mudah dan…