Menjemput Rupiah dari Bisnis Antar Jemput Sekolah

Usaha antar jemput anak sekolah memiliki prospek luar biasa dan dipercaya tidak akan pernah mati. Pasalnya, selama orang masih membutuhkan pendidikan dan selama sekolah masih beroperasi, maka usaha macam ini begitu diminati.

NEARCA

Sejak lama, usaha antar jemput anak sekolah sudah marak. Bahkan, mungkin salah satu dari kita sempat menggunakan jasa ini saat sekolah. Apalagi saat ini, maraknya aksi kejahatan membuat para orangtua yang was-was lebih memilih untuk menggunakan jasa antar jemput untuk anaknya pergi kesekolah.

Apalagi saat ini tak jarang orangtua juga terkendala dengan permasalahan waktu untuk bisa mengantar dan menjemput anaknya. Maklum, aktifitas kantor yang begitu ketat jadi penyebab para orangtua tak bisa mengantar jemput anaknya ke sekolah.

“Saya pikir jasa yang mereka berikan cukup membantu para orangtua, karena selain saya dan suami harus bekerja, banyak juga aksi kejahatan di jalan, itu alasan kenapa kami memilih jasa antar jemput ke sekolah, walaupun harus mengeluarkan uang lebih tetapi semua itu sebanding dengan apa yang didapat,” ujar Jaiyah, seorang ibu yang anaknya bersekolah di bilangan Bintaro.

Berdasarkan fakta, itu mengisyaratkan kalau bisnis ini benar-benar menjanjikan. Jadi, walaupun pemain di bisnis ini sudah cukup ramai, peluangnya tetap sangat besar. Karena, saat ini dunia pendidikan sudah semakin maju, yang berujung banyaknya sekolah-sekloah baru yang berdiri menawarkan hal-hal baru.

Dengan kata lain selama sekolah itu ada bisnis ini akan terus berjalan. Buktinya, walaupun banyak mobil pengantar sekolah. Baik yang dikelola sekolah atau perorangan tetap cukup banyak peminatnya, yang ditandai dengan penuhnya mobil pengantar dengan anak-anak.

“Saya awalnya mendapat tawaran dari kerabat yang menjadi guru di sekolah swasta di Al-Azhar, dari dialah awalnya bisnis ini saya rambah, dan yang pasti hasilnya cukup lumayan. Bahkan saya berencana ingin membeli armada baru karena kini semakin banyak tawaran yang datang,” ujar Hafiz salah satu pengusaha antar jemput anak sekolah.

Ya, seperti dikisahkan Hafiz, permintaan antar jemput anak sekolah yang datang kepadanya semakin banyak. Walaupun awalnya hanya satu dua orang, kini kalau mau diterima semua permintaan yang datang maka mobil yang ada tidak akan muat.

Sementara soal tarif atas jasanya, Hafiz menjelaskan jika tarif yang ditawarkan kepada orangtua anak tidak terlalu memberatkan. Karena pada dasarnya para orangtua sangat terbantu dengan usaha yang ia rintis. Intinya, semua harus disesuaikan dengan jarak yang ditempuh dari rumah anak ke sekolah.

“Kalau harga sih variasi, tetapi kalau dirata-ratakan perorang dikenakan biaya Rp700 ribu. tetapi nanti kalau ada kenaikan harga BBM lagi, ya kita juga mau tidak mau harus menaikkan harga jasa yang kita berikan,” ujar dia.

Bisnis Sampingan

Selain ditekuni sebagai pekerjaan utama, enaknya menjalani bisnis ini karena bisnis ini bisa dikerjakan sebagai bisnis sampingan. Seperti Hafiz misalnya, dia melakoni bisnis ini sebagai pekerjaan sampingan. Maklum, saat ini Hafiz masih terhitung karyawan sebuah perusahaan swasta yang bergerak di bisnis di bisnis ritail.

Hanya saja, dia memiliki mobil jenis van yang sering menganggur terparkir digarasi. Nah atas saran kerabatnya yang seorang guru dia pun akhirnya membuka usaha dan kini telah menikmati hasil bisnis yang cukup menjanjikan.

“Saya karyawan swasta, pokoknya kalau saya sedang masuk pagi yang mengantar jemput adik saya, kalau saya sedang masuk siang maka saya yang mengantar. Tetapi kalau nanti sudah terbeli armada baru, saya mungkin akan pertimbangkan untuk keluar dari perusahaan yang kini menampung saya,” kata dia.

Soal kesuksesan, kata Haiz, yang pasti bisnis ini laiknya bisnis yang bergerak dibidang jasa lainnya yakni soal kepuasan pelanggan. Maka dari itu, jangan sekali-kali mengecewakan pelanggan. Baik soal keselamatan anak ataupu waktu antar yang tepat.

Related posts