Tanpa Investasi Besar, Sukses Sebuah Keniscayaan

Bisnis Antar Jemput Anak Sekolah

Sabtu, 07/09/2013

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, selama sekolah itu masih ada, maka usaha antar jemput anak sekolah juga tetap akan prospektif dan menjanjikan. Apalagi saat ini, ditengah rawannya aksi penculikan anak, pastinya membiarkan anak berangkat dan pulangs ekolah sendiri akan sangat berbahaya bagi mereka.

Sementara itu, biasnya dalam mobil antar jemput anak sekolah memang diperlukan banyak hal sebagai pertimbangan dari orangtuanya. Maklum, mereka pastinya meninginkan hal yang paling baik untuk anak-anak mereka.

Hal-hal seperti rute, kondisi mobil, hingga perilaku pengemudi. seringkali jadi sorotan mereka. Biasanya, alasan terakhir yang pasti menjadi perhatian para orangtua untuk mempercayakan orang lain mengantar anaknya ke sekolah.

Nah, untuk itu kepercaan kepada sang pengemudi harus dipertimbangakn pelaku usaha. Karena tak jarang, unsur ini banyak membuat bisnis antar jemput anak bisa sekolah sukses. "Kepercayaan orangtua kepada kita memang sangat menentukan bisnis untuk terus berkembang,” kata Hafiz.

Karena hal lainnya untuk memulai bisnis ini tidaklah sulit untuk didapat. Umpamanya, mengenai modal, usaha ini tidak menuntut pelaku usahanya harus bermodal besar. Dengan mobil jenis keluarga saja, usaha ini sudah dapat berjalan dengan baik.

Ya, modal usaha bisnis satu ini juga terhitung tidaklah berat. Anda hanya perlu memiliki setidaknya satu unit kendaraan roda empat yang berupa mobil keluarga, atau mobil yang mempunyai daya tampung penumpang yang banyak. “Saya mengeluarkan dana investasi untuk mobil saja, sekitar Rp60juta, setelah itu bismillah... langsung jalan,”

Setelah usaha berjalan dengan baik tentu tak ada salahnya kalau Anda mencoba mengembangkan bisnis ini. seperti Hafiz misalnya, dia yang menggunakan satu mobil, kini mulai banyak peminat dan berencana menambah armadanya.

“Kalau mau sih bisa saja kita tumpuk anak-anak. Tapi kan kita juga harus mempertimbangkan kenyamanan mereka, makanya nanti saya berencana membeli satu unit mobil lagi,” kata pria yang belum genap setahun mengarungi bisnis ini.

Keinginan Hafiz ini memang tidaklah mustahil. Karena dalam perkembangannya tak sedikit pelaku usaha antar jemput anak sekolah yang berhasil mengembangkan usahanya hingga memiliki lebih dari dua unit kendaraan pengantar jemput anak sekolah.

Biasanya untuk mendapatkan konsumen, pihak pelaku usaha akan bekerja sama dengan pihak sekolah. Penawaran dilakukan melalui pertemuan orang tua murid pada awal masa tahun ajaran. Biasanya juga, beberapa sekolah memang akan membutuhkan dana komisi atas jasanya menyediakan konsumen bagi Anda.

Soal operasional usaha, usaha antar jemput anak sekolah juga terbilang usaha dengan modal kecil. Anda hanya memerlukan biaya bahan bakar dan tenaga pengemudi. Selebihnya, paling biaya rutin perawatan mobil agar tak menemui masalah ketika dipakai.