BATA Perdagangkan Saham Stock Split

PT Sepatu Bata Tbk (BATA) bakal memperdagangkan saham hasil pemecahan saham (stock split) di pasar reguler dan negosiasi pada perdagangan saham Rabu (4/9) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (3/9).

Kata P.H. Kepala Divisi Perdagangan Saham BEI, Eko Siswanto, PT Sepatu Bata Tbk mengakhiri perdagangan saham dengan nilai nominal lama Rp1.000 per saham di seluruh pasar pada 3 September 2013. Sementara pada 4 September 2013 merupakan nilai nominal saham baru Rp10 per saham di pasar reguler dan negosiasi.

Disebutkan, untuk 6 September 2013 mendatang merupakan tanggal penentuan rekening efek yang berhak atas hasil \"stock split\" (recording date). Kemudian pada 9 September 2013, saham dengan nominal baru hasil \"stock split\" itu akan didistribusikan kepada pemegang rekening efek di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan merupakan awal perdagangan saham di pasar tunai.

Sebelumnya, Manajemen PT Sepatu Bata Tbk dalam keterangan resmi ke pihak BEI mengemukakan bahwa pelaksanaan \"stock split\" tersebut merupakan implementasi dari rapat umum pemegang saham luar biasa pada 14 Juni 2013 lalu.

Stock split\" merupakan aksi yang dilakukan perusahaan terbuka dengan memecah nilai nominal saham, sehingga harga saham akan menjadi lebih murah dan jumlah saham yang beredar meningkat. Diharapkan saham itu lebih menarik bagi investor sehingga menjadi likuid atau ramai diperdagangkan. Pada Selasa kemarin, saham BATA yang diperdagangan di BEI ditutup tidak bergerak nilainya atau stagnan di posisi Rp85.000 per lembar saham. (bani)

BERITA TERKAIT

Darmi Bersaudara Bidik Dana IPO Rp 22 Miliar - Lepas 22,57% Saham Ke Publik

NERACA Jakarta - Perusahaan perdagangan kayu, PT Darmi Bersaudara akan melepas 22,57% sahamnya dalam penawaran umum perdana atau Initial Public…

Merdeka Copper Raup Dana Rp 1,33 Triliun - Terbitkan Saham Baru

NERACA Jakarta – Eksplorasi tambang emas PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) makin lebih leluasa dan agresif seiring dana segar…

Transaksi Saham di NTB Tetap Tumbuh

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Mataram, Nusa Tenggara Barat, I Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana menyatakan, transaksi pembelian saham…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Rights Issue Perkuat Struktur Modal FREN

Danai pelunasan utang dan juga belanja modal, PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) berencana untuk meningkatkan modal dasar melalui mekanisme penerbitan…

RIMO Catatkan Laba Bersih Rp 83,81 Miliar

NERACA Jakarta - Di semester pertama 2018, PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO) mencatatkan laba bersih sebesar Rp83,81 miliar  atau naik 175,14%…

FIF Terbitkan Obligasi Rp 1,3 Triliun

Perkuat modal, anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) yang bergerak di bidang pembiayaan, yakni PT Federal International Finance (FIF)…