Tingkatkan Penjualan, Artha Prima Tambah 4 Cabang - Investasikan Dana Rp 2,8 Miliar

NERACA

Jakarta – Tingkatkan penjualan, perusahaan pembiayaan kendaraan bekas roda empat PT Artha Prima Finance bakal menambah empat cabang baru tahun 2014 dengan nilai investasi sekitar Rp 2,8 miliar. Dimana nilai investasi untuk satu cabang berkisar Rp 500 juta hingga Rp 700 juta.

Presiden Direktur PT Artha Prima Finance, Junus Elim Leatemia mengatakan, tahun depan akan menambah empat kantor cabang untuk meningkatkan penjualan, “Sampai dengan tahun ini, kantor cabang perseroan sebanyak 71 unit dan tahun depan menambah empat kantor cabang dengan nilai investasi sekitar Rp 500 juta hingga Rp 700 juta tiap kantor cabang,”ujarnya di Jakarta, Selasa (3/9).

Menurutnya, dengan penambahan empat kantor cabang baru diharapkan penjualan dan pembiayaan kendaraan bisa tumbuh 15%. Kemudian terkait kenaikan acuan suku bunga Bank Indonesia (BI Rate), lanjutnya, perseroan memastikan kenaikan suku bunga tidak akan mengganggu nasabah. Pasalnya, suku bunga pembiayaan yang ditetapkan perseroan bersifat fix.

Alasan lain, pembiayaan kendaraan yang disalurkan perseroan lebih banyak untuk kendaraan sektor komersil yang produktif, seperti perkebunan, jasa, ekspedisi dan infrastruktur dan bukan sektor konsumer, “Kenaikan BI Rate tidak akan mengancam potensi NPL perseroan, karena pembiayaan kendaraan lebih banyak ke sektor produktif,”ungkapnya.

Kendatipun demikian, kata Junus, perseroan tidak menampik bila kenaikan BI Rate juga memicu kenaikan suku bunga pinjmanan. Hanya saja, bunga pinjaman yang ditetapkan perseroan naik 1% dan dikenakan terhadap nasabah baru dan bukan nasabah lama.

Hal senada juga disampaikan Direktur Keuangan PT Artha Prima Finance, Simon Prata, kenaikan BI Rate dipastikan tidak akan mengancam potensi Non Performing Loan (NPL), “NPL kita akan jaga dibawah 2%,”paparnya.

Selain itu, perseroan juga memastikan belum berencana menambah permodalan dengan menerbitkan obligasi. Pasalnya, saat ini masih memiliki pinjaman sebesar Rp 1,5 triliun yang belum ditarik, “Kita belum berencana tambah modal, karena pinjaman kemarin masih cukup hingga semester pertama tahun depan,”kata Simon.

Hingga semester pertama tahun ini, PT Artha Prima Finance (APF) membukukan laba sebesar Rp 24,2 miliar atau tumbuh 53,78% dari target tahun ini sebesar Rp 45 miliar. Tahun ini, perseroan menargetkan penyaluran pembiayaan konsumen sebesar Rp 1,7 triliun atau meningkat 19,3%. Disamping itu, pertumbuhan portofolio meningkat sebesar 18,70% dan akan menjaga profit margin dan menjaga kualitas kredit agar risiko kredit macet tetap dapat diminimalisasi.

Sebagai informasi, penyaluran kredit perseroan semester pertama tahun ini telah dibiayai kendaraa bekas jenis komersil seperti truk Rp 450 miliar, minibus Rp 82 miliar, pick up Rp 155 miliar, angkot Rp 49 miliar serta kendaraan lain Rp 72 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Korupsi Dana Desa

Hasil temuan Indonesia Corruption Watch (ICW) selama periode 2016 hingga Agustus 2017 sedikitnya ada 154 kasus penyelewengan dana desa dengan…

Prima Cakrawala Hentikan Kegiatan Produksi - Izin Usaha Industri Ditolak

NERACA Jakarta – Lantaran pembangunan pabrik berada di kawasan pemukiman atau tidak memunuhi syarat yang diperuntukannya, akhirnya izin operasional pembangunan…

Penjualan Marga Abhinaya Terkoreksi 50%

NERACA Jakarta - PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA) membukukan penjualan dan pendapatan di semester pertama 2018 turun 50% menjadi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kondisi Ekonomi Masih Baik - Minat Perusahaan Untuk IPO Tetap Tinggi

NERACA Jakarta - Nilai tukar rupiah yang sempat mengalami depresiasi cukup dalam dan memberikan sentimen negaif terhadap kondisi indeks harga…

Debut Perdana di Pasar Modal - Saham PANI Oversubscribed 14 Kali

NERACA Jakarta – Di tengah rapuhnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dan juga terkoreksinya indeks harga saham gabungan (IHSG)…

Investor Summit 2018 Sambangi Surabaya

Rangkaian acara paparan publik dari perusahaan tercatat secara langsung di 8 kota Investor Summit 2018 kembali berlanjut dengan tujuan kota…