Film Alat Pembentuk Karakter Bangsa

Film dianggap sebagai media yang mumpuni untuk menjalankan misi pembentukan karakter bangsa ini.Pasalnya, generasi muda masa kini adalah generasi digital, dimana pendekatan secara konservatif sudah dianggap tidak masuk akal di kalangan generasi muda. Untuk itu, diperlukanlah media teknologi digital yang dapat diserap dengan mudah, dan film adalah media yang tepat.

Ya, film atau media audiovisual dapat menjadi media pendidikan yang efektif bagi anak ketika pembiasaan membaca masih rendah. Selain itu, proses internalisasi nilai melalui film dapat menciptakan karakter positif melalui karakter-karakter baik yang diperankan dalam film yang bersangkutan sehingga dapat menjadi inspirasi bagi khalayak ramai.

Terkait hal tersebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berupaya memperkuat karakter generasi muda yang kini sudah mulai terkikis dengan pemutaran film-film inspiratif berkualitas yang diputar mulai Mei hingga Oktober 2013 mendatang di 30 kota.

Dirjen Kebudayaan Kemendikbud, Kacung Marijan mengatakan metode pendekatan lewat media film ini dianggap efektif karena media audio visual ini dapat tercerna dengan cepat oleh sistem otak manusia dan cepat mengena dari sisi emosional terutama pada anak–anak, mengidolakan sesuatu yang mereka lihat karena dianggap ideal dan dambakan, kemudian bercita–cita menjadi seperti panutannya di dalam film tersebut.

Disebutkan, dari sekian banyak film yang diproduksi di Indonesia per tahunnya, masih ada segelintir film yang memang memiliki pesan moral yang tinggi dan mudah dicerna oleh pola pikir anak. Misi lain dari program Persemaian Nilai Budaya sebagai Penguat Karakter Bangsa - Nonton Bareng Film Inspiratif ini adalah juga mengembangkan industri perfilman Indonesia dalam menghasilkan film yang berkualitas dan inspiratif.

BERITA TERKAIT

Mensos Serahkan 424 Alat Bantu Dengar di Sulsel - Ringkan Beban Disabilitas Tuna Rungu

Dalam rangka memudahkan komunikasi bagi penyadang disabilitas yang kurang mampu, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyerahkan 425 alat bantu dengar…

BI: Bukan Alat Pembayaran Sah di RI - MASYARAKAT DIMINTA HATI-HATI BERTRANSAKSI BITCOIN

Jakarta-Bank Indonesia menegaskan Bitcoin bukan merupakan alat pembayaran yang sah untuk digunakan di Indonesia. Masyarakat diminta untuk tidak memakai Bitcoin…

Penguatan Karakter Tak Melulu Soal Akademis

      Usai ujian akhir semester, Martin seorang guru mata pelajaran sibuk menyiapkan nilai para siswanya. Selain nilai akademis,…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

UI Ada Di Peringkat 54 Top Asia

      Peringkat Universitas Indonesia (UI) di Asia berdasarkan lembaga pemeringkat bergengsi dunia "Quacquarelli Symonds" (QS) meningkat 13 poin…

Wahai Pemuda Pemudi, Cintailah Bahasa Indonesia

    “Kami, Putra dan Putri Bangsa Indonesia menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia,” itulah yang menjadi salah satu potongan dari…

Publikasi Ilmiah Indonesia Diatas Rata-rata Dunia

    Salah satu lembaga pengindeks publikasi ilmiah internasional, Islamic World Science Citation Center (ISC), mencatat pertumbuhan publikasi ilmiah Indonesia…