Adaro Bukukan Laba Bersih US$ 116 Juta

Selasa, 03/09/2013

Sampai dengan semester pertama, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) mencatat laba bersih sebesar US$116 juta atau menurun 55,4% dari periode yang sama ditahun sebelumnya US$260,1 juta. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta kemarin.

Kondisi yang sama juga terjadi pada pendapatan usaha bersih perseroan yang turun 18% dari US$ 1,931 miliar menjadi US$1,579 miliar. Hal ini dikarenakan adanya penurunan harga batubara yang tercermin pada harga jual rata-rata Adaro.

Kemudian beban pokok pendapatan juga menurun 5,4% menjadi US$1,228 miliar, walaupun produksi batubara meningkat 8% menjadi 24,94 Mt. Beban pokok pendapatan lebih rendah karena penurunan royalti yang diakibatkan oleh penurunan harga serta pembelian batubara oleh pihak ketiga.

Sedangkan, EBITDA perseroan tercatat sebesar US$413 juta atau menurun 38% dari sebelumnya US$667,5 juta. Namun, Adaro dapat mempertahankan marjin EBITDA 26,2%, yang merupakan salah satu yang terbaik di jajaran perusahaan batubara termal di Indonesia. Perseroan menargetkan EBITDA sepanjang tahun ini sebesar US$850 juta sampai US$1 miliar.(bani)