Tips Berinvestasi Emas

Sabtu, 07/09/2013

Investasi emas memang jenis investasi yang paling aman, namun bila ingin berinvestasi perhiasan, pilihlah emas kuning. Sebab nilai jual perhiasan emas kuning lebih tinggi ketimbang emas putih.

Demikian pesan dari perencana keuangan Prita Ghozie. Konon, kata Prita, proses peleburan emas putih lebih sulit dibanding emas kuning. Sehingga mereka juga sulit membentuk kembali emas putih.

Selain itu, Prita membagi tips sebagai berikut:

Bila ingin menjadikan perhiasan sebagai investasi, pilihlah yang tak memiliki banyak permata dan variasi. Sehingga kandungan emasnya lebih banyak.

Bila tak terlalu menyukai emas kuning tapi ingin tetap mendapat nilai jual yang tinggi, pilihlah perhiasan yang mengombinasikan dua jenis tersebut.

Pilih perhiasan dengan untaian rantai, karena potongan ongkos pembuatannya lebih sedikit.

Simpan perhiasan Anda dalam save deposit box di bank. Bila tak bisa, simpanlah dengan aman dan jangan memberi tahunya kepada siapapun.

Biasanya, kata Prita, para perempuan yang lebih tertarik berinvestasi perhiasan. Selain bisa dipakai dan dijual, mereka dapat mewariskan perhiasan itu untuk anak-anak.

Namun, Prita lebih menyarankan untuk berinvestasi emas dalam bentuk batangan. Pilihan ukurannya mulai dari 1 gram hingga 100 gram.

Untuk pemula, jangan langsung membeli ukuran besar. Jadi bila ingin menjualnya, Anda tak harus melakukannya sekaligus.

Nah sebelum berinvestasi, pastikan dulu tujuannya. Bila ingin menjualnya sebulan ke depan, sebaiknya jangan memilih emas batangan. Karena bisa saja harganya akan turun dalam waktu sebulan.

Bila ingin berinvestasi lebih lama, misal tiga tahun ke atas. Sebaiknya pilih reksadana.