Perkuat Pasar, Mayora Menduniakan Produk Lokal - Inovasi Divisi Beverages Mayora

NERACA

Jakarta- Pesta ulang tahun Jakarta atau lebih dikenal Pekan Raya Jakarta (PRJ) selalu menjadi event tahunan yang special. Pasalnya, selain pelaksanaan pameran yang cukup lama selama satu bulan lamanya, event terbesar di Asia Tenggara ini juga sudah tersohor di mancanegara. PRJ yang diklaim sebagai pasar rakyat, rupanya tidak hanya menjadi hiburan warga kota Jakarta saja, namun juga bagi masyarakat di luar Jakarta hingga pelosok tanah air. Hal ini bisa dilihat tingginya antusias masyarakat di seluruh pelosok tanah air untuk berkunjung ke PRJ atau Jakarta Fair, baik itu berbelanja hingga mencari hiburan murah meriah disana.

Dalam perjalanannya, penyelenggaraan PRJ mengalami pasang surut dari tahun ke tahun, bahkan ada saat dimana agenda tahunan ini kurang diminati atau sepi pengunjung. Setelah ditangani dan dikelola oleh PT JIExpo, penyelenggaraan PRJ dalam beberapa tahun terakhir ini kembali menunjukkan geliat dan cukup bergengsi.

Sesuai tujuannya, PRJ menjadi ajang kreatifitas dari sebuah karya anak bangsa untuk menampilkan produk-produk andalannya. Maka tak ayal, penyelenggara PRJ selalu mempertahankan dan bahkan menambah stand untuk sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Berbicara PRJ selalu identik dengan kerak telor sebagai jajanan khas kota Jakarta, namun penyelenggara PRJ tidak hanya mau menyuguhkan para pengunjung akan jajanan khas kota Jakarta, tetapi juga menghadirkan jajanan dari daerah lain.

Bagi sebagian orang, PRJ menjadi tempat yang tepat untuk menikmati beragam jajanan kuliner tradisional dari daerah lain hingga makanan cepat saji ada disana. Selama even, ada beberapa titik yang menjadi tempat memanjakan lidah. Yakni di belakang Hall E. Ditempat ini, pengunjung bisa menyantap makan-makanan berat. Di tenda terbuka ini disediakan ratusan kursi puluhan meja makan. Makanan yang disediakan beragam dan harganya pun terjangkau.

Menyantap kuliner tradisional, pastilah tidak afdol jika tidak menikmati minumannya cepat saji pula. Melihat peluang ini, PT Mayora Indah Tbk yang juga berbinis minuman ringan menghadirkan produk minuman cepat saji yang aman, sehat dan menyegarkan bagi konsumen. Ketiga produk minuman yang jajakan adalah Teh Pucuk Harum, Kopiko78C dan Q-Guava. Saat ini, ketiga minuman tersebut dengan variasi rasa sudah dijual bebas di pasaran.

Semarakan PRJ

Setiap tahunnya dalam event PRJ, PT Mayora Indah Tbk selalu menghadirkan produk minuman Teh Pucuk Harum. Disebutkan, kehadiran booth Teh Pucuk Harum tidak hanya sekedar berjualan, tetapi bagian upaya mendekatkan brand Teh Pucuk Harum kepada pelanggan. Dengan membeli paket Teh Pucuk Harum seharga Rp 10.000, pengunjung sudah bisa memainkan game yang bernama Wheel Of Fortune. Main game sambil minum teh dingin pasti nikmat sekali. Kalau beruntung, pengunjung akan mendapatkan merchandise berupa topi, pulpen atau t-shirt.

Mau hadiah yang lebih keren, pengunjung harus membeli paket Teh Pucuk Harum seharga Rp 20.000. Nah, kalau pengunjung mengambil paket ini, bisa memainkan game Lempar Bola yang berhadiah kurang lebih sama seperti diatas. Tetapi, pengunjung juga akan berkesempatan untuk memenangkan hadiah mingguan, yaitu 1 iPod Shuffle dan 2 Power Bank untuk 3 pemenang. Hadiah utamanya lebih menarik lagi, 1 buah BlackBerry Davies dan 3 Nokia Asha.

Kemudian bagi pengunjung pecinta kopi, Mayora juga membuka booth Kopiko 78. Cara ini juga bagian dari strategi perseroan mengulang kesuksesan minuman Teh Pucuk Harum. Kopiko 78 diklaim adalah minuman kopi latte dengan kemasan botol PET 250 ml pertama di Indonesia. Melihat kemasan, harga dan iklannya produk minuman RTD (ready to drink) ini tergolong produk premium.

Kopiko 78 mengklaim sebagai kopi yang diekstrak dalam suhu 78 derajat Celcius yang merupakan suhu optimum bagi suatu pemanasan kopi. Sehingga rasa dan aroma kopinya tetap terjaga. Selain itu, Kopiko 78 memang ditujukan untuk membidik kelas premium, kendatipun saat ini ada pula produk kopi siap minum dalam kemasan botol (RTD). Hanya saja masih merupakan barang import, yaitu Frappuccino dari Starbuck, yang dijual dengan harga dua puluhan ribu rupiah dan dijual di gerai modern kelas atas saja. Selain itu, Mayora juga menjual dua botol minuman cepat saji Q-Guava. Dengan harga Rp 5.000, pengungjung sudah bisa mendapatkan rasa orisinil guava dari minuman tersebut.

Kinerja Keuangan

Pada semester pertama tahun ini, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) mencatatkan pendapatan hingga semester pertama sebesar Rp5,79 triliun, atau naik 6,5% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp5,44 triliun. Sementara laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk hingga semester pertama 2013 Rp451,51 miliar, naik 34,28% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp336,23 miliar.

Disebutkan, beban pokok penjualan perseroan pada semester pertama menjadi Rp4,30 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp4,32 triliun. Laba kotor perseroan naik menjadi Rp1,49 triliun pada semester pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp1,12 triliun.

Di tahun ini, produsen makanan dan minuman dalam kemasan ini optimistis menargetkan penjualannya dapat menembus angka Rp12 triliun. Hal tersebut disiasati perseroan dengan meningkatkan produksi untuk pasar ekspor pada beberapa negara. “Target penjualan sekitar Rp12 triliun dengan peningkatan ekspor lebih dari 35%.” kata Sekretaris Perusahaan, Yuni Gunawan.

Beberapa negara yang menjadi tujuan ekspor perseroan, menurut Yuni antara lain China, Filipina, Thailand, Vietnam, India, dan Myanmar. Selain itu, di setiap divisi, Mayora memiliki produk unggulan yang menjadi market leader (pemimpin pasar). Produk-produk yang memberikan kontribusi terhadap kinerja perseroan mulai dari permen, kopi, biskuit, cereal, wafer dan coklat. (bani)

Related posts