Laba Timah Turun Jadi Rp 137,1 Miliar

Jumat, 30/08/2013

Di semester pertama tahun ini, PT Timah Tbk (TINS) membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun menjadi Rp137,1 miliar dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp336,7 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan pula, pendapatan usaha perseroan turun menjadi Rp2,79 triliun pada semester pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp4,12 triliun. Beban pokok pendapatan turun menjadi Rp2,28 triliun pada semester pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp3,39 triliun.

Kemudian laba bruto perseroan turun menjadi Rp504,4 miliar pada semester pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp789,7 miliar. Laba usaha perseroan turun dari Rp481,4 miliar pada semester pertama 2012 menjadi Rp223,3 miliar. Laba bersih per saham dasar turun menjadi 27 pada semester pertama 2013 dari periode semester pertama 2012 senilai 67.

Perseroan juga mencatatkan volume produksi bijih timah turun 40% menjadi 10.187 ton sn pada akhir Juni 2013 dari periode Juni 2012 sebesar 16.839 ton sn. Logam timah perseroan hingga akhir Juni 2013 turun 36% menjadi 9.613 mton dari periode sama tahun sebelumnya 14.984 mton.

Penjualan logam timah turun 36% pada semester pertama 2013 menjadi 10.951 mton dibandingkan periode sama tahun 2012 sebesar 17.236 mton. Harga jual logam timah yang diterima perseroan naik 1% menjadi US$22.882 pada semester pertama 2013 dari periode sama tahun lalu US$22.565. Pada perdagangan saham Kamis kemarin, saham TINS bergerak di level 1.290 per saham. (bani)