Laba Timah Turun Jadi Rp 137,1 Miliar

Di semester pertama tahun ini, PT Timah Tbk (TINS) membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun menjadi Rp137,1 miliar dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp336,7 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan pula, pendapatan usaha perseroan turun menjadi Rp2,79 triliun pada semester pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp4,12 triliun. Beban pokok pendapatan turun menjadi Rp2,28 triliun pada semester pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp3,39 triliun.

Kemudian laba bruto perseroan turun menjadi Rp504,4 miliar pada semester pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp789,7 miliar. Laba usaha perseroan turun dari Rp481,4 miliar pada semester pertama 2012 menjadi Rp223,3 miliar. Laba bersih per saham dasar turun menjadi 27 pada semester pertama 2013 dari periode semester pertama 2012 senilai 67.

Perseroan juga mencatatkan volume produksi bijih timah turun 40% menjadi 10.187 ton sn pada akhir Juni 2013 dari periode Juni 2012 sebesar 16.839 ton sn. Logam timah perseroan hingga akhir Juni 2013 turun 36% menjadi 9.613 mton dari periode sama tahun sebelumnya 14.984 mton.

Penjualan logam timah turun 36% pada semester pertama 2013 menjadi 10.951 mton dibandingkan periode sama tahun 2012 sebesar 17.236 mton. Harga jual logam timah yang diterima perseroan naik 1% menjadi US$22.882 pada semester pertama 2013 dari periode sama tahun lalu US$22.565. Pada perdagangan saham Kamis kemarin, saham TINS bergerak di level 1.290 per saham. (bani)

BERITA TERKAIT

Tiga Propinsi Ini Paling Rentan Terhadap Covid-19

Masifnya penyebaran virus corona (Covid-19) telah berdampak pada lemahnya perekonomian dalam negeri dan memberikan kekhawatiran para pelaku ekonomi. Berdasarkan Katadata…

Saham CARE Masuk Pengawasan BEI

Mempertimbangkan peningkatan harga saham di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA), perdagangan saham PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE)…

Darya Varia Raup Laba Rp 221,78 Miliar

PT Darya-Varia Laboratoria Tbk. (DVLA) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 221,78 miliar di 2019 atau tumbuh 10,53% dibandingkan tahun sebelumnya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Bantu Tangani Covid-19 - Akulaku Finance Salurkan Bantuan Alkes

Jakarta - Akulaku Finance Indonesia dan Bank Yudha Bhakti menyerahkan bantuan berupa alat kesehatan (alkes) guna membantu pemerintah provinsi DKI…

Pedagang Raup Cuan Berlipat Berkah Tol Trans Sumatera

Wanadi (38) petani asal Palembang, Sumatera Selatan merasakan betul cuan berlipat dari usahanya berjualan sayuran dan buah buahan hasil kebun…

Tekan Efisiensi Bisnis - Telkom Akan Konsolidasikan 20 Anak Usaha

NERACA Jakarta – Jaga pertumbuhan bisnis, PT Telkom Indonesia (Perseroa) Tbk (TLKM) tengah fokus melakukan efisiensi dengan melakukan restrukturisasi anak…