Sigmo, Penterjemah Mungil yang Eksentrik

Teknologi, selain bisa mempermudah kinerja manusia juga memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap perekonomian, dengan teknologi, nantinya segala sesuatunya bisa didapatkan dengan mudah dan murah. Bahkan dengan teknologi, nantinya manusia dipercaya akan hidup dengan lebih makmur.

Dahulu, untuk mengerti atau mengartikan bahasa yang berbeda, kita selalu menggunakan kamus yang ukurannya cukup besar dan sangat susah untuk dibawa-bawa. Selain itu mencari kata yang ingin kita cari pun sangat memerlukan waktu yang lama karena halamannya yang besar, apalagi saat kita berwisata diluar negeri. Mengalami masalah yang sama saat berwisata, dua inventor asal Swiss David Barnett dan Marti Karrer mengembangkan sebuah alat mungil sebagai solusinya.

Diberi nama Sigmo, perangkat mungil berbentuk kotak ini mampu menerjemahkan 25 bahasa secarareal-time. Dua tombol disematkan pada tubuhnya, satu untuk menerjemahkan kalimat yang diucapkan pengguna dan yang lain untuk menerjemahkan ucapan lawan bicaranya. Anda hanya perlu mengatur kedua bahasa yang digunakan dalam percakapan. Sigmo akan menyuarakan terjemahan dalam bahasa yang lawan bicara dan Anda mengerti.

Perangkat ini dapat disambungkan ke perangkat mobile berbasis Android dan iOS dengan Bluetooth. Proses penerjemahannya dilakukan melalui aplikasi penerjemah suara dan pengaturan perangkat dapat diakses melalui aplikasi Sigmo yang tersedia secara cuma-cuma.

Kehadiran perangkat ini mengeliminasi kebutuhan untuk membawa kamus dan buku frasa yang memberatkan bawaan, alat penerjemah digital yang mahal, serta penggunaan aplikasi kamus yang lambat dan memakan daya baterai besar tanpa hasil yang memuaskan.

Sigmo memang bergantung pada layanan online yang ada, yaitu Google Translate dan sumber lainnya yang terhubung dengan internet, sehingga smartphone kamu harus memiliki koneksi internet agar Sigmo dapat berjalan. Sigmo yang bekerja pada mode offline akan bekerja pada kosakata yag lebih terbatas. 25 bahasa yang didukung termasuk bahasa Inggris, Spanyol, Jerman, dan Jepang. Para peneliti akan menambahkan sejumlah bahasa yang akan ditambahkan pada update ke depannya.

Ukurannya yang mungil dan bobotnya yang ringan membuat Sigmo mudah dibawa ke mana pun Anda pergi, baik dikalungkan di leher, ditempel di baju, disangkutkan di sabuk, ataupun dikenakan layaknya sebuah jam tangan. Sigmodijual di sinidengan harga mulai dari US$50.

BERITA TERKAIT

Penerangan Jalan yang tidak Berfungsi

Lampu PJU dipertigaan antara Jalan Jombang ( jalan Amir Machmud), Jalan Sumatra (Pintu Utara VBI) dan Jalan Sawil, Tangerang, dimatikan…

Belanja APBN 2018 yang Kredibel

Oleh: Joko Tri Haryanto, Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu *) Merujuk data pemerintah, hingga 30 Juni 2017 realisasi belanja APBN mencapai…

KPPU Hadirkan Saksi Yang Menurunkan Status Toko - Dugaan Monopoli Aqua

Dari sidang lanjutan atas dugaan pelanggaran pasal 15 ayat 3 huruf b dan pasal 19 huruf a dan b Undang…

BERITA LAINNYA DI TEKNOLOGI

Pemerintah Wajibkan Kartu SIM Divalidasi Pakai NIK dan KK - Batas Akhir 28 Februari 2018

Kementerian Komunikasi dan Informatika akan melakukan validasi nomor SIM pelanggan menggunakan Nomor Induk Kependudukan dan Kartu Keluarga. Registrasi ini dilakukan…

Cara Memperkuat Sinyal Smatphone

Mengalami kehilangan sinyal saat menggunakan Android tentu bukanlah hal yang menyenangkan. Saat kehilangan sinyal, semua lalu lintas data yang terhubung…

ATM Disebut Kembali Jadi Serangan Malware Cutlet Maker

  Para ahli Kaspersky Lab telah menemukan sebuah malware yang menargetkan ATM dan dijual secara bebas di pasar gelap DarkNet. Cutlet Maker terdiri dari tiga komponen dan memungkinkan ATM ‘memuntahkan’ uang jika…