Summarecon Bukukan Laba Naik 76,76%

Perusahaan properti, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) mencatatkan kenaikan laba tahun berjalan naik 76,76% menjadi Rp611,58 miliar pada semester pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp345,99 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kenaikan laba diikuti kenaikan pendapatan bersih sebesar 25,96% menjadi Rp1,92 triliun pada semester pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp1,52 triliun. Beban pokok penjualan dan beban langsung perseroan naik menjadi Rp817,47 miliar pada semester pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp779,34 miliar.

Laba kotor perseroan naik menjadi Rp1,10 triliun pada semester pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp747,34 miliar. Laba usaha perseroan naik menjadi Rp710,98 miliar pada semester pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp458,27 miliar. Laba sebelum pajak penghasilan perseroan naik menjadi Rp714,46 miliar pada semester pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp428,71 miliar.

Kemudian Laba per saham yang dapat diatribusikan kepada pemilik induk naik menjadi 42,39 pada semester pertama 2013 dari periode semester pertama 2012 25,17. Total liabilitas perseroan naik menjadi Rp8,63 triliun pada 30 Juni 2013 dari posisi 31 Desember 2012 senilai Rp7,06 triliun. Ekuitas perseroan naik menjadi Rp4,11 triliun pada 30 Juni 2013 dari posisi 31 Desember 2012 senilai Rp3,81 triliun. Kas dan setara kas perseroan naik menjadi Rp2,72 triliun pada 30 Juni 2013 dari posisi 31 Desember 2012 senilai Rp2,42 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Laba Bersih MNC Bank Anjlok 94,73%

NERACA Jakarta – Semester pertama 2019, PT Bank MNC Internasional  Tbk (BABP) mencatatkan laba bersih berjalan sebesar Rp5,28 miliar  atau turun…

Utang Luar Negeri Naik 10%

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia per Juni 2019 mencapai 391,8…

Laba Bersih Tiphone Terkoreksi 43,49%

Pencapaian kinerja keuangan PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) di paruh pertama tahun ini negatif. Pasalnya, perseroan membukukan laba bersih…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Juli, Penjualan Semen Indonesia Naik 78,8%

NERACA Jakarta – Meskipun industri semen dalam negeri masih terjadi oversuplai, namun penjualan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk pada Juli…

Lagi, Bank Mandiri Kurangi Porsi Saham di MAGI

NERACA Jakarta – Kurangi porsi saham di PT Mandiri AXA General Insurance (MAGI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) bakal…

Lindungi Invetor Ritel - OJK Perketat Keterbukaan Informasi Emiten

NERACA Jakarta – Menciptakan industri pasar modal sebagai sarana investasi yang aman dan melindungi investor, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan…