Pemda Cianjur Genjot Sektor Indag

NERACA

Cianjur - Pemerintah Kabupaten Cianjur akhir-akhir ini terus berupaya menggenjot pemasukan PAD (Pendapatan Asli Daerah) khususnya dari sector indag (industry dan perdagangan). Rencana PAD Rp 1,6 miliar tahun ini dari sektor indag, dinilai belum mencerminkan upaya itu dan masih dapat ditingkatkan lagi.

Kepala Dinas Indag Cianjur, Moh. Ginanjar dalam percakapannya dengan Neraca, Rabu (25/7) mengungkapkan, pemkab Cianjur khususnya Dinas Indag terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan PAD dari sector indag. Di antaranya semakin memaksimalkan akurasi data base potensi lokal dan pelaku UKM.

Upaya lain, lanjut dia, dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Jadi Kabupten Cianjur ke 334 tahun ini, pihaknya yang ditunjuk selaku penanggungjawab acara itu, berencana akan mengadakan pameran industry dan perdagangan. Pameran itu akan diisi oleh sejumlah pelaku UKM di Cianjur yang akan menampilkan produk unggulan yang selama ini digelutinya dan juga produk-produk unggulan terbarukan yang memiliki potensi besar.

“Pameran itu akan berlangsung selama 11 hari terhitung sejak 15 Juli mendatang. Kami berharap pameran ini dapat memberikan sepirit bagi para pelaku ekonomi Cianjur untuk lebih meningkatkan lagi,” jelas Ginanjar.

Terus Menggali

Pada Hari Jadi Cianjur 2011 itu, tambah Kadis Indag, sengaja temanya bertajuk “Kita Optimalkan Potensi Lokal dalam Rangka Promosi Investasi”. Hal itu sebagai cerminan dari upaya Pemkab Cianjur khususnya pihaknya untuk terus berupaya menggali, mengembangkan dan meningkatkan lebih maksimal potensi-potensi lokal yang dimiliki Cianjur. Potensi lokal itu di antaranya potensi Sumber Daya Alam(SDA), Sumber Daya Manusia (SDM) yang secara rinci teraplikasi pada potensi pertanian yang paling besar di Cianjur, sector pariwisata dan pertambangan.

“Potensi lokal yang kini kami kembangkan untuk menjadi potensi unggulanindustri adalah beras Pandanwangi, Batik khas Cianjur, sutra dan tahu,temped an taucho. Semua itu tengah kami genjot terus secara maksimal,”tandasnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Hukum dan Kajian Potensi Ekonomi Daerah BNC (Bale Niaga Cianjur), Nurdin kepada Neraca jujur mengungkapkan, tema Hari Jadi Cianjur kali ini sangat seksi. Artinya, baru kali ini ada tema yang lebih terarah dan memiliki spirit untuk meningkat kesejahteraan masyarakat. Ada tersirat upaya keberpihakan terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan.

“Tapi terus terang, kami minta hal itu tidak hanya sebatas slogan dalam bentuk tema itu. Pemerintrah Daerah harus konsisten terhadap itu semua. Kami akan mendukung jika benar dan kami akan menolak keras jika tidak benar,”tandas Nurdin.

Bahkan, lanjut aktivis pemuda itu, pemerintah sudah harus memiliki keberanian untuk membuka ruang bagi keterlibatan masyarakat dalam merencanakan dan menetapkan setiap kebijaksanaannya. “Ada LSM atau lembaga non pemerintah di Cianjur ini yang memiliki tingkat kepedulian tinggi terhadap upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Khusunya di Cianjur. Mereka itu harus diakomodir dan dijadikan mitra,”pinta dia.

BERITA TERKAIT

Kontribusi Sektor Logam Pada Transaksi Online Hingga 70 Persen - Hasil Program e-Smart IKM

NERACA Jakarta – Pelaku industri kecil dan menengah (IKM) nasional terus didorong agar dapat memanfaatkan fasilitas promosi online melalui platform…

Desainer Muda Dipacu Jadi Pelaku Usaha Rintisan Sektor Fesyen - Dunia Usaha

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian memberikan apresiasi dan dukungan kepada Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) dalam melaksanakan Modest Fashion…

Jadi Temuan BPK Bila Pemda Tak Cairkan THR

    NERACA   Jakarta - Kementerian Keuangan mengingatkan pemerintah daerah (Pemda) yang tidak menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) maupun…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pasca Libur Panjang, 92% Lebih PNS Kemenkop dan UKM Masuk Kerja

Pasca Libur Panjang, 92% Lebih PNS Kemenkop dan UKM Masuk Kerja NERACA Jakarta - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi…

Zakat Idul Fitri Warga Depok Bisa Capai Rp8,6 Miliar - Meski Kondisi Ekonomi Prihatin

Zakat Idul Fitri Warga Depok Bisa Capai Rp8,6 Miliar  Meski Kondisi Ekonomi Prihatin NERACA Depok - Asisten Bidang Pemerintah, Hukum…

Perum Damri Palembang Siagakan 75 Bus

Perum Damri Palembang Siagakan 75 Bus NERACA Palembang - Perusahaan Umum Damri Cabang Palembang, Sumatera Selatan, menyiagakan 75 bus untuk…