Jamaah Tak Perlu Khawatir Virus Corona

Jelang Keberangkatan Haji

Sabtu, 07/09/2013

Semakin merebaknya peredaran virus corona di Arab Saudi, calon jamaah haji diminta tidak terlalu khawatir dan resah mengenai virus sejenis Sars itu. Pasalnya jemaah diwajibkan melakukan vaksin antivirus, juga akan dibagikan masker agar tak tertular.

“Tidak usah cemas dan resah. Hal yang penting kita kini tengah berusaha mengantisipasi terjangkit jenis penyakit apapun. Termasuk kita akan memberi masker serta menyosialisasikan hidup bersih dan sehat,” kata Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron dalam jumpa pers usai pembukaan kegiatan Penentuan Pemondokan bagi Jemaah Haji di Mekkah dengan metode Qurah (pengundian).

Kemudian, lanjut Ali, setelah para jemaah haji pulang dari tanah suci, tim kesehatan akan melakukan pemindaian kesehatan ulang. Selain itu para haji pun diharapkan untuk memeriksakan kesehatannya ke puskesmas atau rumah sakit hingga 14 hari.

Sebelumnya, saat mewakili Menteri Kesehatan RI memberi sambutan dalam pembukaan penentuan pemondokan bagi jemaah haji, Ali menyatakan pihaknya telah menyiapkan sekitar 1700 tenaga medis. Di antara jumlah tersebut, 286 petugas medis akan bekerja untuk melayani jemaah haji di Arab Saudi.

“Untuk sosialisasi kesehatan, kita juga mengembangkan Video Sehat Menuju Baitullah yang akan diputar di pesawat menuju tanah suci,” tuturnya.