Struktur Pasar Bawang Mengarah ke Oligopoli

NERACA

Jakarta – Struktur pasar bawang yang sering kali menjadi penyebab inflasi cenderung mengarah pada oligopoly. Demikian disampaikan ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto lewat suret elektroniknya kepada Neraca.

“Jika dilihat dari kenaikan harga bawang sepanjang 2013 ini yang mengalami kenaikan luar biasa, dan disparitas kenaikan antar kota juga sangat berbeda-beda, patut diduga bahwa struktur pasarnya mengarah pada oligopoly,” kata Eko.

Bukti konkret yang terjadi di lapangan misalnya fakta dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebutkan bahwa bawang merah pada Juli 2013 ini menjadi penyebab inflasi dengan kontribusi terbesar ketiga setelah bensin dan kenaikan tarif angkutan umum.

Kepala BPS Suryamin menjelaskan bahwa kenaikan rata-rata bawang merah adalah sebesar 62,28%. Sementara Tangerang yang notabene kota di simpul perdagangan utama mengalami kenaikan harga sebesar 114%.

Menurut Eko, hal tersebut membuktikan bahwa kenaikan harga tidak semata-mata karena infrastruktur yang menghambat distribusi, tetapi ada sebab lain. “Jika antarprodusen melakukan kesepakatan harga, maka terjadilah kartel, dan ini sangat mungkin mengingat harga bawang yang semakin tidak rasional,” pungkas Eko. [iqbal]

BERITA TERKAIT

Modena Kenalkan Mesin Cuci Pembasmi Virus

    NERACA   Jakarta - Di tengah situasi penyebaran virus Corona (COVID-19) yang makin tak terkendali, masyarakat dituntut kian…

Anggaran Pembangunan Ibukota Baru Minta Dialihkan untuk Beli APD Tenaga Medis

    NERACA   Jakarta - Sekjen Gerakan Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS), Hardjuno Wiwoho meminta pemerintah merealokasikan semua dana pengembangan…

Kebijakan Penanganan Covid 19 Harus Berbasis Riset

    NERACA   Jakarta - Kebijakan pemerintah dalam menangani wabah virus corona (Covid 19) yang telah menewaskan ratusan jiwa…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Herborist Pasok 2500 Liter Hand Sanitizer ke RSPAD Gatot Soebroto

    NERACA   Jakarta - Pada awal Maret 2020, Presiden Joko Widodo, telah mengumumkan mulai terdapat orang yang dinyatakan…

Modena Kenalkan Mesin Cuci Pembasmi Virus

    NERACA   Jakarta - Di tengah situasi penyebaran virus Corona (COVID-19) yang makin tak terkendali, masyarakat dituntut kian…

Anggaran Pembangunan Ibukota Baru Minta Dialihkan untuk Beli APD Tenaga Medis

    NERACA   Jakarta - Sekjen Gerakan Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS), Hardjuno Wiwoho meminta pemerintah merealokasikan semua dana pengembangan…