Maybank Asset Management Ekspansi ke Indonesia - Ambisi Kuasai Pasar Asia

NERACA

Jakarta - Unit usaha Maybank group, Maybank Asset Management Sdn. Bhd. melebarkan sayapnya ke Indonesia dengan mengakuisisi 99% saham perusahaan aset manajemen lokal PT GMT Aset Manajemen. Melalui pengembangan usaha ini diharapkan dapat memperkuat bisnis aset management di pasar Asia.

Chief Executive Officer dan Managing Director Maybank AM, Nor Azamin Salleh mengatakan, ekspansi strategis ke Indonesia sejalan dengan strategi ekspansi regional perusahaan induk Maybank. Ekspansi ini melanjutkan inisiatif Maybank untuk memperkuat bisnis aset management di bawah satu atap yang saat ini terdiri dari Maybank AM Sdn. Bhd di Malaysia, dan Maybank Private Equity Sdn. Bhd, Maybank Asset Management Singapore Ltd. di Singapura, dan Maybank Asset Management Co. Ltd yang sebelumnya dikenal sebagai Kim Eng Asset Management (Thailand) Co. Ltd di Thailand.

Dengan langkah ini, sambung dia, akan memungkinkan pihaknya untuk fokus yang lebih besar, memanfaatkan skala ekonomi, mencapai proses kerja kolektif yang efisien serta meningkatkan jangkauan Maybank di seluruh wilayah. “Dengan memiliki jaringan yang kuat di ASEAN, Maybank Asset management ingin memiliki perbedaan melalui kehadiran lokal yang kuat dan keahliannya dalam investasi yang berfokus di Asia.” kata Nor Azamin Salleh dalam rilisnya yang diterima Neraca, Selasa (27/8).

Selain itu, kata dia, investor juga dapat berinvestasi dan mendapatkan peningkatan serta penawaran yang lebih baik. Termasuk aksesibilitas yang lebih baik, di mana investasi tersedia dengan lebih mudah melalui peningkatan jaringan distribusi investasi melalui jaringan distribusi Bank Internasional Indonesia. “Kami melihat ini perkembangan ini sebagai nilai tambah yang luar biasa bagi masyarakat investor di Indonesia yang kini dapat mengakses jangkauan regional Maybank melalui Maybank Asset Management dan jaringan luas maybank group serta kehadirannya di negara-negara lain.” paparnya.

Presiden Direktur GMT, Marto Sutiono mengatakan, dengan adanya kerja sama ini akan meningkatkan posisi GMT Aset Manajemen di ASEAN dan seluruh Asia. “Pada akhirnya investor akan memiliki akses ke produk dan penawaran kami melalui tim pemasaran perusahaan, cabang-cabang Maybank, pusat perbankan swasta dan media online.” jelasnya.

Dia mengatakan, pihaknya mengelola portofolio investasi bagi nasabah institusi dan individu melalui reksa dana dan discretionary funds. Total dana kelolaan GMT per Juli 2013 mencapai Rp701 miliar dengan delapan jenis reksa dana yang terdiri atas tiga reksa dana pendapatan tetap, dua reksa dana campuran, satu reksa dana saham, satu reksa dana pasar uang, dan satu reksa dana terproteksi. (lia)

BERITA TERKAIT

Danai Ekspansi Pembiayaan - Lagi, SMF Terbitkan Obligasi Rp 9 Triliun

NERACA Jakarta – Bila tidak ada aral melintang, tahun ini PT. Sarana Multigriya Finansial Persero (SMF) berencana menerbitkan surat utang…

Gelar Private Placement - J Resource Asia Bidik Dana Rp 534,49 Miliar

NERACA Jakarta – Danai eksplorasi untuk menggenjot produksi tambang emas lebih besar lagi, PT J Resource Asia Pasifik Tbk (PSAB)…

Niaga Bilateral - Indonesia-Amerika Berkomitmen Tingkatkan Nilai Perdagangan

NERACA Jakarta – Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan Arlinda menyatakan Republik Indonesia dan Amerika Serikat berkomitmen meningkatkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di Sumut Masuk 10 Besar

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) mengungkapkan, transaksi investor pasar modal di Sumut masuk 10 besar nasional…

IPCC Serap Dana IPO Rp 525,28 Miliar

Sejak mencatatkan saham perdananya di pasar modal tahun kemarin, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC) telah memakai dana penawaran umum…

Armada Berjaya Bidik Dana IPO Rp39 Miliar

Satu lagi perusahaan yang bakal IPO di kuartal pertama tahun ini adalah PT Armada Berjaya Trans Tbk. Perusahaan yang bergerak…