Selamat Sempurna Jalin Kerja Sama Baru

NERACA

Jakarta- PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM), emiten yang memproduksi komponen otomotif mengaku telah menandatangani kerja sama technical assistance agreement dengan Sueyoshi Kogyo Co Ltd Jepang pada 22 Agustus 2013. Rencananya, perseroan akan memproduksi komponen fuel tank dan hidraulic tank dengan nilai investasi 37 juta yen untuk pembelian die-tooling dan mesin.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (26/8). Disebutkan, perseroan menargetkan penjualan 2.280 unit untuk kedua jenis produk tersebut pada tahun pertama dengan royalti 3% dan target pasar perusahaan mesin konstruksi. Pihak manajemen menegaskan, Sueyoshi Kogyo merupakan pihak yang tidak terafiliasi dan tidak memiliki benturan kepentingan dengan perseroan.

Untuk mendukung kinerja perseroan, tahun ini pihak manajemen sebelumnya menyebutkan telah menganggarkan dana belanja modal sekitar Rp100 miliar. Dana tersebut antara lain telah digunakan untuk peremajaan dan pembelian mesin-mesin. Hal tersebut diharapkan agar perseroan dapat mengoptimalkan produksi. Pasalnya, pada tahun ini perseroan berharap akan dapat meningkatkan produksi radiator hingga sebanyak 800 ribu unit dan otomotif (filter) sebanyak 55 juta unit hingga akhir tahun.

Selain itu, dengan melakukan peremajaan dan modernisasi mesin perseroan juga dapat meningkatkan efisiensi waktu dan biaya dalam operasional perseroan. “Dharapkan target tersebut bisa tercapai, mengingat permintaan radiator serta filter meningkat. Sehingga peremajaan mesin dengan membeli mesin-mesin baru bisa beroperasi optimal,” papar Sekretaris perusahaan, Ang Andri Pribadi.

Di tahun ini, lanjut dia, perseroan masih akan fokus dengan kerja sama yang dilakukan dengan Tokyo Radiators. Perseroan untuk saat ini belum memiliki rencana akuisisi lainnya. Alasannya, perseroan memiliki komitmen untuk meningkatkan pendapatan dan membayarkan dividen. “Kami berusaha untuk menghindari produk yang resisten terhadap kinerja perusahaan kami. Kami punya komitmen kuat untuk menjaga net income dan konsisten membayarkan dividen.” jelasnya.

Strategi yang dilakukan perseroan untuk meningkatkan kinerja di tahun ini yaitu dengan peningkatan produksi dan volume penjualan. Ke depan, perseroan akan memperluas pasar ekspor. Adapun beberapa negara tujuan ekspor yang ditargetkan, yaitu negara-negara di Amerika Latin, Eropa Timur, Afrika, dan Timur Tengah.

Ekspansinya ke pasar global dinilai perseroan karena produk penyaringan atau filter masih cukup besar sehingga hal ini memberikan peluang untuk memperluas pasar, terlebih dengan dukungan kapasitas produksi pabrik yang besar. Sementara untuk pasar domestik, perseroan memiliki rencana untuk membuka cabang baru di beberapa wilayah seperti di wilayah Sulawesi Selatan.

BERITA TERKAIT

PLN Terbitkan Surat Utang Rp 5,7 Triliun

NERACA Jakarta – Perkuat struktur permodalan, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menggalang dana hingga Rp 5,7 triliun dari penerbitan surat…

Bidik Pasar Ekspor Timor Leste - Japfa Targetkan Volume Ekspor 1000 Ton

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan pasar ekspor, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) melakukan ekspor perdana produk pakan ternak ke…

Pendapatan Merdeka Copper Naik 66,95%

NERACA Jakarta - Emiten pertambangan logam, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mengantongi pendapatan US$191,77 juta pada semester I/2019 atau…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pieter Tanuri Tambah Porsi Saham di BOLA

NERACA Jakarta –Perkuat porsi kepemilikan saham, Pieter Tanuri menambah kepemilikan sahamnya pada PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) menjadi 23,52%…

BEI Kantongi 22 Calon Emiten Bakal Go Public

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sesumbar bakal mencatatkan 60 emiten baru sampai akhir tahun 2019 seiring dengan…

Lippo Karawaci Tunjuk Rudy Halim Jadi COO

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) resmi menunjuk Rudy Halim sebagai Chief Operating Officer (COO) yang telah efektif…