Asuransi Jiwaraya Rilis Reksa Dana Saham

Makin terpuruknya, indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam sepekan terakhir lantaran dipicu aksi jual investor asing, menjadi peluang bagi PT Asuransi Jiwasraya untuk meluncurkan produk unit link dalam bentuk reksadana saham.

Direktur Keuangan Jiwasraya, Harry Prasetyo mengatakan, kalau reksadana saham tersebut akan diluncurkan pada kuartal III tahun ini. Reksadana itu merupakan reksadana equity. Diluncurkannya reksadana equity ini, guna mencari peluang bagi IHSG yang terus merosot hingga akhir tahun, “Ya, kami luncurkan produk tersebut untuk cari peluang terkait melorotnya IHSG, jadi prospeknya masih bagus,\"kata dia di Jakarta, Senin (26/8).

Saat kondisi makro yang tengah memburuk ini, ia menuturkan bahwa, ini adalah saatnya bagi investor untuk masuk dan membeli dititik terendah. Titik terendah IHSG diprediksi akan berada di 3800 sehinga menjadi saat yang tepat untuk masuk ke pasar karena IHSG sudah menyentuh level 4100.

Sementara itu, terkait stimulus The Fed kepada negara emerging market, perseroan melihat masih sangat mungkin akan membaiknya perekonomian, karena perekonomian global yang memburuk. Data-data perekonomian AS yang membaik tidak cukup untuk mengurangi stimulus The Fed.

Sebagai informasi, reksa dana berbasiskan saham dinilai menjadi instrumen investasi yang menjanjikan bagi investor dibandingkan tabungan dan deposito. Dengan minimal 10% dari penghasilan, investor sudah bisa mulai berinvestasi pada reksa dana saham yang secara rata-rata memberikan imbal hasil 20% per tahun.

Dengan imbal hasil 20% per tahun seseorang yang menempatkan dananya sebesar Rp15 juta misalnya, maka dalam jangka waktu lima tahun dapat memberikan tambahan keuntungan sebesar Rp61 juta. Sementara apabila disimpan di tabungan yang secara rata-rata memberikan bunga 1% per tahun maka jumlah uang yang disimpan hanya dapat bertambah Rp2,2 juta. (bani)

BERITA TERKAIT

Aswata Rilis Asuransi Travel Tahun Depan - Bidik Pasar Generasi Milenial

NERACA Jakarta – Membidik generasi milenial, PT Asuransi Wahana Tata atau Aswata tengah menyiapkan strategi diversifikasi produk dengan meluncurkan produk…

Asuransi Bintang Bidik Premi Tumbuh 29% - Kembangkan Layanan Digital

NERACA Jakarta – Berbekal pencapaian positif di tahun ini dan juga pertimbangan kondisi ekonomi yang lebih baik di tahun depan,…

LPKR Bidik Dana Rights Issue Rp 600 Miliar

Butuh modal untuk mendanai ekspansi bisnis di 2018, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berencana menerbitkan saham baru (rights issue) pada…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Edukasi Literasi Keuangan - Asuransi Simas Sambangi Siswa Bukittinggi

NERACA Jakarta - Asuransi Sinar Mas (Simas) melanjutkan literasi keuangan untuk mendukung kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam rangka meningkatkan…

Bukalapak Sabet Tiga Piala Citra Pariwara

Bukalapak, pasar online terbesar di Indonesia berhasil memenangkan penghargaan Citra Pariwara 2017, salah satu penghargaan bergengsi bagi insan kreatif dan…

MNC Investama Bayar Utang US$ 215 Juta

Pangkas beban utang, PT MNC Investama Tbk (BHIT) berencana melunasi pinjaman berdenominasi dollar AS yang segera jatuh tempo. Perusahaan tercatat…