BNI-Mastercard Kerja Sama Pengiriman Uang

Senin, 26/08/2013

NERACA

Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk menggaet Mastercard untuk mempermudah pengiriman uang warga negara Indonesia di luar negeri ke Indonesia. Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo mengatakan, kerja sama antara BNI dengan MasterCard merupakan sinergi strategis yang dapat memperluas jaringan secara signifikan. Puluhan ribu outlet yang tersebar di seluruh dunia serta reputasi baik yang dimiliki MasterCard menjadi alasan utama BNI memilih MasterCard sebagai mitra bisnis transaksi remitansi dan begitu juga sebaliknya.

"BNI dengan puluhan ribu outlet di dalam negeri juga memberikan keuntungan bagi MasterCard. Sehingga baik BNI maupun MasterCard bisa memberikan layanan prima dan solusi yang bernilai tambah serta menjadi pilihan utama bagi nasabah, khususnya kepada masyarakat Diaspora Indonesia yang tersebar di seluruh dunia," kata Gatot, melalui keterangan tertulis di Jakarta, pekan lalu.

Gatot menuturkan, berkembangnya pelayanan kiriman uang tunai ke arah yang positif membuat para pelaku usaha penyedia jasa kiriman uang tunai berlomba-lomba menyediakan pelayanan yang optimal kepada nasabahnya, salah satunya dengan mendekatkan layanan kepada nasabah.Potensi bisnis remitansi di Indonesia juga masih sangat besar, baik dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Luar negeri maupun orang Indonesia yang tinggal di luar negeri yang disebut dengan Masyakarat Diaspora Indonesia.

Berdasarkan catatan dari Indonesian Dispora Network (IDN), saat ini terdapat sekitar 8 juta orang Indonesia yang berada di Luar negeri, baik sebagai TKI, pelajar, peneliti, ilmuwan, ataupun sudah mendapatkan permanent residence. Potensi nyata dari masyarakat Diaspora Indonesia ini adalah pengiriman uang dari luar negeri ke Indonesia, yang tentunya sebagai sumber devisa bagi negara.

"Masyarakat Diaspora Indonesia membutuhkan layanan transaksi kiriman uang yang aman, mudah, cepat dan terjangkau. Transaksi kiriman uang tunai dari luar negeri ke dalam negeri yang didominasi oleh TKI yang bersifat unbankable menjadi salah satu latar belakang agar transaksi remitansi tetap bisa dilakukan tanpa mengharuskan nasabah datang ke bank," ujar Gatot.

Remitansi yang dilayani BNI selama semester 1 2013 mengalami peningkatan nilai uang yang ditransfer, baik transfer dari luar negeri ke Indonesia (incoming transfer/ ITR) maupun transfer dari Indonesia ke luar negeri (outgoing transfer/ OTR). Jumlah uang yang ditransfer dari luar negeri ke Indonesia selama semester 1 2013 mencapai US$21,5 miliar melampaui jumlah dana selama periode yang sama tahun 2012, yaitu US$18,9 miliar.

Adapun jumlah dana yang ditransfer dari Indonesia ke luar negeri mencapai US$24 miliar pada semester 1 2013, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2012 sebesar US$19,6 miliar. Pelayanan transfer dana ini membuahkan pendapatan komisi untuk BNI yang meningkat 5,3% pada semester 1 2013 dibandingkan periode yang sama tahun 2012. [ardi]