Tugu Mandiri Luncurkan Dua Varian Produk TMOptima

NERACA

Jakarta - Asuransi Tugu Mandiri meluncurkan produk TMOptima yang ditawarkan dalam dua varian produk, yaitu TMOptima Gold dan TMOptima Platinum. Lahirnya produk TMOptima didasarkan pada kenyataan bahwa kebutuhan masyarakat akan perlindungan asuransi jiwa semakin komplek, di mana produk asuransi jiwa tidak hanya melindungi pemegang polis dari risiko tidak terduga, namun juga mampu memberikan hasil investasi yang optimal dalam jangka relatif singkat sehingga diperlukan produk asuransi yang dapat menjembatani kompleksitas tersebut.

“Kebutuhan produk asuransi yang demikian hanya dapat diberikan oleh produk yang cerdas serta memiliki nilai tambah berupa return yang terbilang tinggi dengan jangka waktu relatif singkat, yaitu produk TMOptima Gold maupun Platinum. Inilah saatnya kita memberikan pilihan produk terbaik kepada masyarakat yang memberikan hasil investasi optimal,” ujar Lilies Handayani, Direktur Utama Asuransi Tugu Mandiri, di Jakarta, pekan lalu.

Dengan motto, “Perlindungan Asuransi dengan Manfaat Investasi Optimal” produk yang preminya dibayarkan sekali dimuka ini menyasar kalangan luas (mass market). Lilies pun mengungkapkan beberapa keunggulan TMOptima. Pertama manfaat hidup. Menurut dia, apabila tertanggung masih hidup sampai akhir masa asuransi dan polis masih berlaku pada saat tersebut, tertanggung akan menerima pembayaran sebesar Nilai Dana pada saat jatuh tempo.

Kedua manfaat meninggal. Jaminan hasil investasi sebesar 7% net per tahun (TMOptima Gold ) dan 6,5% net per tahun (TMOptima Platinum ) yang diberikan setiap akhir tahun langsung ke rekening nasabah. Kemudian, lanjut Lilies, apabila Tertanggung meninggal dunia karena kecelakaan selama masa asuransi dan sebelum usia Tertanggung 70 tahun, maka ahli waris akan menerima pembayaran sebesar mana yang lebih besar antara Nilai Dana dan 125% premi sekaligus, dengan maksimal UP (uang pertanggungan) Kecelakaan Rp200 juta untuk Polis-polis Asuransi Kecelakaan pada produk ini.

“Terakhir, apabila tertanggung meninggal dunia bukan karena kecelakaan selama masa asuransi, maka ahli waris akan menerima pembayaran sebesar Nilai Dana,” jelasnya. Sementara Reguel R Pakpahan, selaku Direktur Pemasaran Asuransi Tugu Mandiri, menambahkan total uang masyarakat yang terhimpun dari industri asuransi di Indonesia diperkirakan baru sekitar Rp340 triliun.

Bandingkan dengan produk deposito yang diperkirakan mencapai sekitar Rp3.500 triliun. “Potensi di industry asuransi masih sangat besar. Karena itu Tugu Mandiri secara konsisten terus memainkan peran penting dengan memberikan produk-produk inovatif dan menguntungkan nasabah, seperti halnya produk TMOptima,” jelas Reguel. Kini dengan dua pilihan produk, yakni TMOptima Gold dan TMOptima Platinum tidak saja memberikan manfaat bagi ahli waris yang ditinggalkan, juga dapat dinikmati oleh pemegang polis semasa masih hidup. TMOptima dipasarkan oleh jalur distribusi keagenan Tugu Mandiri. [ardi]

BERITA TERKAIT

Xiomi Resmi Rilis seri Mi 8 Dalam Tiga Varian

Xiaomi resmi merilis smartphone teranyatnya seri  Mi 8. Kali ini Xiaomi merilis tigavarian, yakni Xiaomi Mi 8, Xiaomi Mi 8…

Shell Rilis Dua Produk Bahan Baku Industri Manufaktur

Shell Lubricants Indonesia meluncurkan dua produk unggulannya, yaitu Shell Flavex 595B, Shell Risella X dan berbagai produk portfolio dalam kategori…

Bank Mandiri Lanjutkan Rencana Buka Cabang di Filipina

  NERACA   Jakarta - Bank Mandiri meneruskan rencana untuk membuka kantor cabang di Filipina seusai DPR memberikan persetujuan atas…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI akan Naikkan Bunga di Akhir Juni

  NERACA   Jakarta – Bank sentral atau Bank Indonesia (BI) telah mewanti-wanti untuk menaikkan suku bunganya dalam rangka mengantisipasi…

Kebijakan DP Rumah akan Dilonggarkan

      NERACA   Jakarta - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan pada Juni 2018 ini, pihaknya kemungkinan mengeluarkan…

BNI Dukung Pembangunan Tol Gempol-Pasuruan

      NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk turut mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yakni dalam…