Total Volume Transaksi Remitansi TKI Tumbuh 40%

NERACA

Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk terus tingkatkan bisnis layanan remittance, khususnya yang membidik tenaga kerja Indonesia (TKI). Selama Ramadan dan menjelang hari raya Lebaran/Idul Fitri 1434 Hijriah, total volume transaksi (penerimaan dan pengiriman) remittance TKI CIMB Niaga tumbuh sebesar 40% dibandingkan Ramadan dan Lebaran tahun sebelumnya.

“Peningkatan volume transaksi remittance TKI CIMB Niaga ini salah satunya berkat kerjasama dengan PT Pos Indonesia yang telah dilakukan sejak kuartal dua tahun ini. Selain itu, hasil sinergi antara CIMB Niaga dengan induk usahanya CIMB Group, melalui CIMB Bank dan CIMB Islamic juga turut memberikan kontribusi atas peningkatan volume transaksi remittance TKI ini,” jelas Vonny Irawan, Head of Financial Institution CIMB Niaga, di Jakarta, pekan lalu.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, menjelang hari raya Lebaran, terjadi lonjakan pengiriman uang oleh para TKI di luar negeri kepada keluarga di Indonesia untuk kebutuhan Lebaran. Mayoritas pengiriman uang berasal dari Malaysia, Timur Tengah, dan Amerika Serikat.

Untuk setiap kiriman uang dari luar negeri, akan diteruskan melalui CIMB Niaga yang kemudian memproses pengiriman dana kepada keluarga nasabah yang memiliki rekening di bank umum manapun di Indonesia, atau dapat diambil tunai di kantor cabang CIMB Niaga dan Mikro Laju serta dapat juga diambil di seluruh kantor pos di seluruh Indonesia, khususnya kiriman uang yang berasal dari Malaysia.

Layanan remittance TKI telah dikembangkan CIMB Niaga sejak 1989. “Berbekal pengalaman, kualitas pelayanan, serta sinergi kami dengan CIMB Group dan partner bisnis lainnya, menjadi kunci kami untuk terus meningkatkan layanan remittance TKI ke depannya,” tutup Vonny. [rin]

BERITA TERKAIT

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

Farad Cryptoken Merambah Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta-Sebuah mata uang digital baru (kriptografi) yang dikenal dengan Farad Cryptoken (“FRD”) mulai diperkenalkan ke masyarakat Indonesia melalui…

OJK: Kewenangan Satgas Waspada Iinvestasi Diperkuat

NERACA Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dapat diperkuat kewenangannya dalam melaksanakan tugas pengawasan, dengan payung…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Kena Dampak Covid 19, AAJI Minta Diizinkan Jual PAYDI Secara Online

    NERACA   Jakarta - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengizinkan Produk Asuransi…

Bank Mandiri Bayar BP Jamsostek Debitur KUR Senilai Rp5 Miliar

  NERACA Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan terkait penyediaan asuransi perlindungan bagi debitur…

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Lakukan Penyesuaian Operasional

  NERACA Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta kepada seluruh lembaga di industri jasa keuangan untuk melakukan penyesuaian operasional…