PTPP Rencanakan Bisnis Lima Tahun Kedepan

Tingkatkan Kontribusi Anak Usaha

Jumat, 23/08/2013

NERACA

Jakarta – Dalam rangka meningkatkan pendapatan dan kontribusi anak usaha serta pengembangan bisnis yang terukur dan terencana, PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) telah merencanakan program kerja untuk sejumlah anak usahanya dalam lima tahun kedepan.

Direktur Utama PTPP Bambang Triwibowo mengatakan, dengan program kerja hingga lima tahun kedepan diharapkan anak usaha dapat memberikan konstribusi yang cukup signifikan bagi induk usaha, “Melalui program kerja hingga lima tahun kedepan, peran anak usaha bisa lebih besar lagi bagi PTPP,”ujarnya kemarin.

Dia juga menambahkan, pangsa pasar konstruksi di Indonesia cukup menjanjikan seiring dengan meningkatnya perekonomian nasional. Untuk itu perseroan akan fokus untuk mengembangkan unit bisnis sejumlah anak usahanya, “Pangsa pasar konstruksi saat ini sangat potensial, sebagai perusahaan konstruksi dan investasi kami mempunyai target dalam lima tahun kedepan, masing-masing unit bisnis bisa memberikan hasil yang signifikan bagi induk usaha,”tandasnya.

Dalam program yang telah disiapkan perseroan, menurut Bambang perusahaanya dalam waktu dekat akan segera membangun anak usaha baru yaitu PT PP Properti yang bergerak dalam lini usaha pembangunan dan pengelolaan hotel. Rencananya, perseroan akan membangun hotel di wilayah Bali dan Lombok.

Disamping itu, perseroan juga memiliki land bank pada beberapa kantor di sejumlah daerah. Kata Bambang, pihaknya optimis bisa meningkatkan keuntungan dari pemanfaatkan program pemerintah terkait Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) melalui anak usaha di bidang Engineering, Procuretment and Construction (EPC).

Sebagai informasi, PTPP mencatatkan laba bersih naik menjadi Rp143,4 miliar pada semester pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp64,8 miliar. Kenaikan laba bersih ini ditopang kenaikan pendapatan sebesar Rp4,17 triliun dari periode sama tahun sebelumnya Rp2,02 triliun.

Disebutkan, pendapatan tersebut disumbang dari beberapa proyek seperti proyek EPC PLTGU Tanjung Uncang dan PLTU Duri Riau, pelabuhan Kalibaru, Bandara Kuala Namu, Tol Semarang Bawen, jalan Donggi Senoro, dan proyek milik swasta. Termasuk kontribusi dari anak perusahaan bidang industri pabri precast concrete yang juga telah menyumbang terhadap kinerja perseroan.

Tercatat, perseroan akan menggarap sejumlah proyek besar antara lain Pelabuhan Krakatau Bandar Samudra-Cilegon, Apartemen Nifaro, St Moritz, The Kencana, Jalan Tol Cikampek-Palimanan, Jalan Tol Gempol – Pandaan, Tunjungan Plaza V Surabaya, Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta Cengkareng, Rel kereta api di daerah Sumatera Selatan milik PT KAI, Infrastructure PLTU 300 MW Sarulla di Sumatera Utara, Apartemen Intermark Banten serta proyek EPC PLTGU 120 MW Tanjung Uncang, PLTG 160 MW Bangkanai dan CNG Muara Tawar.

(bani)