PTPP Rencanakan Bisnis Lima Tahun Kedepan - Tingkatkan Kontribusi Anak Usaha

NERACA

Jakarta – Dalam rangka meningkatkan pendapatan dan kontribusi anak usaha serta pengembangan bisnis yang terukur dan terencana, PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) telah merencanakan program kerja untuk sejumlah anak usahanya dalam lima tahun kedepan.

Direktur Utama PTPP Bambang Triwibowo mengatakan, dengan program kerja hingga lima tahun kedepan diharapkan anak usaha dapat memberikan konstribusi yang cukup signifikan bagi induk usaha, “Melalui program kerja hingga lima tahun kedepan, peran anak usaha bisa lebih besar lagi bagi PTPP,”ujarnya kemarin.

Dia juga menambahkan, pangsa pasar konstruksi di Indonesia cukup menjanjikan seiring dengan meningkatnya perekonomian nasional. Untuk itu perseroan akan fokus untuk mengembangkan unit bisnis sejumlah anak usahanya, “Pangsa pasar konstruksi saat ini sangat potensial, sebagai perusahaan konstruksi dan investasi kami mempunyai target dalam lima tahun kedepan, masing-masing unit bisnis bisa memberikan hasil yang signifikan bagi induk usaha,”tandasnya.

Dalam program yang telah disiapkan perseroan, menurut Bambang perusahaanya dalam waktu dekat akan segera membangun anak usaha baru yaitu PT PP Properti yang bergerak dalam lini usaha pembangunan dan pengelolaan hotel. Rencananya, perseroan akan membangun hotel di wilayah Bali dan Lombok.

Disamping itu, perseroan juga memiliki land bank pada beberapa kantor di sejumlah daerah. Kata Bambang, pihaknya optimis bisa meningkatkan keuntungan dari pemanfaatkan program pemerintah terkait Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) melalui anak usaha di bidang Engineering, Procuretment and Construction (EPC).

Sebagai informasi, PTPP mencatatkan laba bersih naik menjadi Rp143,4 miliar pada semester pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp64,8 miliar. Kenaikan laba bersih ini ditopang kenaikan pendapatan sebesar Rp4,17 triliun dari periode sama tahun sebelumnya Rp2,02 triliun.

Disebutkan, pendapatan tersebut disumbang dari beberapa proyek seperti proyek EPC PLTGU Tanjung Uncang dan PLTU Duri Riau, pelabuhan Kalibaru, Bandara Kuala Namu, Tol Semarang Bawen, jalan Donggi Senoro, dan proyek milik swasta. Termasuk kontribusi dari anak perusahaan bidang industri pabri precast concrete yang juga telah menyumbang terhadap kinerja perseroan.

Tercatat, perseroan akan menggarap sejumlah proyek besar antara lain Pelabuhan Krakatau Bandar Samudra-Cilegon, Apartemen Nifaro, St Moritz, The Kencana, Jalan Tol Cikampek-Palimanan, Jalan Tol Gempol – Pandaan, Tunjungan Plaza V Surabaya, Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta Cengkareng, Rel kereta api di daerah Sumatera Selatan milik PT KAI, Infrastructure PLTU 300 MW Sarulla di Sumatera Utara, Apartemen Intermark Banten serta proyek EPC PLTGU 120 MW Tanjung Uncang, PLTG 160 MW Bangkanai dan CNG Muara Tawar.

(bani)

BERITA TERKAIT

Tingkatkan Investasi, Bank Mandiri akan Pertemukan Investor

    NERACA   Jakarta - Bank Mandiri bersama Mandiri Sekuritas dan Jefferies akan menggelar Mandiri Investment Forum (MIF) 2019,…

Hongkong Ingin Tingkatkan Perlindungan TKI

    NERACA   Jakarta - Sekretaris Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Hongkong, Law Chi Kwong mengunjungi Indonesia dengan misi bertukar…

Agresif Investasi di Sektor Energi - Tahun Ini, WIKA Targetkan Laba Rp 3,01 Triliun

NERACA Jakarta – Seiring pertumbuhan target kontrak baru di tahun 2019, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) juga menargetkan pertumbuhan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di Sumut Masuk 10 Besar

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) mengungkapkan, transaksi investor pasar modal di Sumut masuk 10 besar nasional…

IPCC Serap Dana IPO Rp 525,28 Miliar

Sejak mencatatkan saham perdananya di pasar modal tahun kemarin, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC) telah memakai dana penawaran umum…

Armada Berjaya Bidik Dana IPO Rp39 Miliar

Satu lagi perusahaan yang bakal IPO di kuartal pertama tahun ini adalah PT Armada Berjaya Trans Tbk. Perusahaan yang bergerak…