BII Optimis Pengguna Mobile Banking Tumbuh

Jumat, 23/08/2013

NERACA

Jakarta - PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) berupaya menyediakan layanan sesuai dengan kebutuhan nasabah. Perseroan juga meyakini nilai transaksi layanan mobile banking perseroan akhir tahun 2013 ini bisa mencapai total Rp 2 triliun dengan jumlah sekitar 280 hingga 300 pengguna. “Kami optimis akhir tahun ini jumlah pengguna bertambah, Ini juga akan didorong oleh berbagai program berhadiah dan perbaikan infrastruktur,” ujar Head of Electronic Banking BII Laksono di Jakarta, kemarin.

Laksono menjelaskan, salah satu pengembangan layanan elektronik perseroan adalah, BII Mobile Banking yang dapat mempermudah akses bagi nasabah dalam melakukan transaksi perbankan. Teknologi mobile ini juga menyediakan beragam pilihan akses antara lain, SMS, Sim Tool Kit (STK), menu pada Blackberry, UMB Banking, Android, iOS serta Blackberry OS 10 ini dilakukan untuk memberi efisiensi dan kenyamanan bagi nasabah.

Laksono mengatakan, layanan Mobile Banking BII, merupakan layanan dengan koneksi terluas yakni terhubung dengan semua jaringan elektronik di Indonesia. “Layanan ini juga memiliki fitur unggulan transfer online dan realtime ke lebih dari 80 bank di lingkup jaringan ATM Bersama, PRIMA/BCA dan ALTO,” ujar Laksono.

Selain itu, Direktur Perbankan Ritel BII, Lani Darmawan mengatakan transaksi keuangan melalui Mobile Banking BII periode April hingga Juli 2013 meningkat sebesar 126%. “Total transaksi BII sudah sekitar Rp1 triliun selama empat bulan, kenaikan ini didukung oleh program BII Mobile Banking berhadiah,” ujar Lani.

Lani juga menjelaskan, jumlah transaksi meningkat hingga 121% atau mencapai sekitar 400 ribu transaksi. “Jumlah pengguna juga meningkat menjadi 156 persen, saat ini penggunanya sudah mencapai sekitar 250 ribu pengguna,” tutur Lani.

Mobile banking menurut Lani dapat meningkatkan layanan nasabah dan memperkuat struktur pendanaan BII melalui peningkatan tabungan. \"Hal Ini sejalan dengan misi \'humanizing financial services\' dalam menyediakan layanan dan solusi perbankan yang efisien, cepat, akurat dan sesuai dengan kebutuhan nasabah,\" katanya. Disamping itu juga dapat digunakan untuk pembayaran tagihan kartu kredit, Telkom, HP serta isi ulang pulsa.

Selain itu, Lani mengatakan mobile banking merupakan upaya penguatan jaringan elektronik sebagai bagian dari investasi jangka panjang BII. \"Mobile Banking ini potensinya paling besar walaupun baru diluncurkan dua tahun terakhir, ini juga paling diminati karena cukup simple,” kata dia. Pada Semester I 2013, BII membukukan total simpanan nasabah sebesar Rp91.1 triliun dan total aset Rp121,4 triliun.

Untuk transaksi non finansial, BII Mobile Banking menyediakan informasi saldo, 4 (empat) transaksi terakhir, tagihan BII Kartu Kredit, nilai tukar valuta asing, suku bunga deposito, tabungan maupun jasa giro. Penyediaan layanan BII Mobile Banking sebagai bagian dari upaya memperkuat jaringan elektronik juga tidak terlepas dari peran BII sebagai pioneer di bidang perbankan elektronik. [sylke]