Askrindo Raih Peringkat AA Dari Pefindo

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) sematkan peringkat AA dengan prospek stabil terhadap PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Analis Pefindo, Dyah Puspita Rini dan Hendro Utomo mengatakan, peringkat tersebut mencerminkan peran perseroan yang penting bagi pemerintah RI, posisi usaha yang kuat dalam bisnis asuransi kredit dan surat utang, serta profil permodalan yang kuat.

Disebutkan, peringkat ini dibatasi oleh tingginya klaim dari segmen usaha penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang menyebabkan kenerja underwriting yang moderat. Sebagai informasi, Askrindo adalah BUMN yang menyediakan jasa asuransi kredit untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta jasa surat utang. Pada 2007, pemerintah RI menunjuk Askrindo sebagai salah satu penjamin krredit untuk KUR melalui Instruksi Presiden (Inpres) No.6/2007. Per 31 Maret perseroan telah memiliki 19 cabang dan 27 unit layanan. (bani)

BERITA TERKAIT

Tiga Propinsi Ini Paling Rentan Terhadap Covid-19

Masifnya penyebaran virus corona (Covid-19) telah berdampak pada lemahnya perekonomian dalam negeri dan memberikan kekhawatiran para pelaku ekonomi. Berdasarkan Katadata…

Saham CARE Masuk Pengawasan BEI

Mempertimbangkan peningkatan harga saham di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA), perdagangan saham PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE)…

Darya Varia Raup Laba Rp 221,78 Miliar

PT Darya-Varia Laboratoria Tbk. (DVLA) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 221,78 miliar di 2019 atau tumbuh 10,53% dibandingkan tahun sebelumnya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Propinsi Ini Paling Rentan Terhadap Covid-19

Masifnya penyebaran virus corona (Covid-19) telah berdampak pada lemahnya perekonomian dalam negeri dan memberikan kekhawatiran para pelaku ekonomi. Berdasarkan Katadata…

Sentimen Stimulus Pemerintah - Laju IHSG Berhasil Balik Arah Ke Zona Hijau

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/4) kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup…

Latinusa Bukukan Untung US$ 2,68 Juta

NERACA Jakarta - Emiten pengolahan pelat timah PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) atau Latinusa membalikkan posisi rugi tahun lalu…