Jaya Konstruksi Bidik Kontrak Baru Rp 4,8 Triliun

PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON) menargetkan dapat meraih kontrak baru senilai Rp 4,8 triliun hingga akhir tahun ini. Sementara, hingga Juni 2013 Perseroan telah berhasil menghimpun kontrak baru senilai Rp 2 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta kemarin.

Sekretaris Perusahaan Jaya Konstruksi Manggala Pratama, Harjanto mengatakan, perseroan optimis target kontrak baru akan tercapai. Dia mengaku, hingga saat ini Perseroan tengah mengikuti tender-tender proyek dari Pemerintah dan swasta seperti pembangunan jalan dan proyek lanjutan Mass Rapid Transit (MRT), “Kami sedang mengikuti tender-tender yang mayoritas merupakan tender milik pemerintah. Di semester dua tahun ini, kami menargetkan akan sanggup meraih kontrak baru senilai Rp 2,8 triliun,\" paparnya.

Lebih dalam Harjanto menjelaskan, bahwa proyek yang diperoleh dari pemerintah diestimasikan dapat mencapai 70% dari seluruh kontrak Perseroan. Sedangkan, sisanya bakal disumbang dari proyek-proyek infrastruktur dan konstruksi swasta. \"Kami akan kejar perolehan kontrak baru senilai Rp 2,8 triliun di semester pertama ini. Maka, bukan tidak mungkin target kontrak baru senilai Rp 4,8 triliun sampai dengan akhir tahun dapat terwujud,\" ungkapnya.

Dia juga menambahkan, laju pendapatan perseroan di periode Juli hingga Agustus 2013, masih akan didominasi oleh proyek-proyek infrastruktur, \"seperti pembangunan jalan tol dan jalan raya,\" imbuhnya. (bani)

BERITA TERKAIT

BEI Gelar Roadshow Pasar Modal Ke Tiongkok - Bidik Lebih Banyak Investor Asing

NERACA Jakarta  - Meskipun penetrasi pasar modal di dalam negeri masih rendah, hal tersebut tidak membuat PT Bursa Efek Indonesia…

Mitra Keluarga Baru Serap Dana IPO 37%

PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) belum menyerap sepenuhnya dana hasil initial public offering (IPO). Sisa dana tersebut juga masih…

BI : Kredit Baru Masih Melambat

NERACA Jakarta - Bank Indonesia melalui survei perbankan melihat pertumbuhan kredit baru perbankan pada triwulan III 2017 masih melambat, terutama…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pendapatan BTEL Susut Jadi Rp 1,51 Miliar

Bisnis telekomunikasi milik PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) terus menyusut. Tengok saja, hingga periode 30 Juni 2017 meraih pendapatan sebesar…

Saham IPO ZINC Oversubscribed 500 Kali

Kantungi dana segar hasil peawaran umum saham perdan atau initial public offering (IPO), PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) menyiapkan…

Hotel dan Residensial Beri Kontribusi - Penjualan PP Properti Proyeksikan Tumbuh 60%

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun yang tinggal dua bulan lagi, PT PP Properti Tbk (PPRO) terus bergerilya untuk memenuhi…