WOM Finance Siapkan Dana Rp 26,47 Miliar

Lunasi utang obligasi yang jatuh tempo tahun ini, perusahaan pembiayaan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) mengaku telah menyiapkan dana untuk pembayaran bunga obligasi V WOM Finance tahun 2011 yang ke-10 untuk seri C dan seri D. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (20/8).

Presiden Direktur WOMF, Djaja Suryanto Sutandar mengatakan, dana yang disiapkan oleh perseroan untuk membayar bunga obligasi tersebut, yakni sebesar Rp26,47 miliar. Disebutkan, perseroan akan segera mengirimkan dana tersebut ke dalam rekening PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (PT KSEI) yang merupakan agen pembayaran dari obligasi perseroan.

Sekedar informasi, obligasi V WOM Finance yang diterbitkan tahun 2011 seri C memiliki nilai nominal Rp366 miliar dengan jangka waktu 3 tahun, dan seri D memiliki nilai nominal Rp620 miliar dengan jangka waktu 4 tahun. Obligasi perseroan ini memiliki tingkat bunga tetap dan telah mendapatkan peringkat AA(idn) dari Fitch Ratings.

Di tahun 2013, WOM Finance menargetkan setidaknya pembiayaan 500 ribu unit motor atau senilai sekitar Rp 5 triliun. Angka tersebut sama dengan realisasi pembiayaan di 2012. Kontribusi terbesar diperkirakan masih dari pembiayaan motor baru yakni dengan persentase 75%, sisanya 25% dari pembiayaan motor bekas.

Terkait pendanaan untuk pembiayaan, WOM Finance hingga saat ini masih mengandalkan pinjaman dari perusahaan induknya yakni BII dengan persentase pinjaman mencapai 80% dibanding enam bank lain yang memberi pinjaman. Tahun ini perseroan membutuhkan dana tambahan Rp 1 triliun untuk memperkuat pembiayaan di mana dana tersebut akan didapatkan dari pinjaman bank. Perseroan juga berencana menerbitkan obligasi di kuartal III tahun 2013. (bani)

BERITA TERKAIT

Mandiri Utama Finance Luncurkan Produk Syariah

      NERACA   Jakarta – Melihat potensi pasar yang besar, PT Mandiri Utama Finance (MUF) meluncurkan produk pembiayaan…

BNI Pertahankan Keunggulan Layanan Trade Finance

    NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk untuk kedelapan kalinya sejak 2010 kembali menerima pengakuan…

BEI Siapkan Dua Langkah Strategis - Tekan Kerugian Anggota Bursa

NERACA Jakarat – Naik turunnya kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) mempengaruhi investasi di pasar modal dan termasuk kinerja anggota…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Model Bisnis Sangat Potensial - Digitaraya Jadi Investor Strategis Pertama Passpod

NERACA Jakarta – Keseriusan PT Yelooo Integra Datanet (Passpod) untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), menarik banyak perhatian…

Lagi, BEI Suspensi Saham Mahaka Media

Lagi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) pada perdagngan saham Rabu (19/9).…

Obligasi Masih Ramai di Sisa Akhir Tahun

NERACA Jakarta – Meskipun dihantui sentimen kenaikan suku bunga, potensi pasar obligasi dalam negeri hingga akhir tahun masih positif. “Dengan…