Asuransi Binagriya Raih Peringkat BB+

PT Asuransi Binagriya Upakara (Binagriya) meraih peringkat BB+ dengan prospek peringkat stabil untuk kekuatan financial dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (20/8).

enurut analis Pefindo, Danan Dito dan Titan R. Sjofjan, peringkat yang diberikan untuk periode 19 Juli 2013 - 1 Juli 2014 ini mencerminkan sinergi perusahaan yang kuat dengan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) dan posisi likuiditas yang baik, “Akan tetapi, peringkat masih dibatasi oleh permodalan yang terbatas dan kompetisi yang ketat di pasar asuransi umum non-captive,\" ujarnya.

Binagriya merupakan perusahaan asuransi umum yang memiliki pasar captive yang kuat terhadap pinjaman kredit pemilikan rumah (KPR) BTN yang memberikan kontribusi lebih dari setengah total produksi premium. Saat ini Binagriya dimiliki oleh Yayasan Kesejahteraan Pegawai (YKP) BTN sebanyak 75,37%, Gamatama Sentra Sejahtera (anak usaha Dana Pensiun BTN) sebanyak 13,69%, YKK Bank Indonesia sebanyak 4,93%, Dana Pensiun BTN sebanyak 3,31%, kemudian Dana Pensiun Jasindo 1,22%, dan sisanya pemegang saham lain sebanyak 1,48%. (bani)

BERITA TERKAIT

Pefindo Beri Peringkat AA- AKR Corporindo

NERACA Jakarta – Dibalik geliat bisnis PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), khususnya pada distrubisi Pelumas memberikan dampak pada arus kas…

Fitch Rating Sematkan Peringkat AAA NISP

NERACA Jakarta —Lembaga pemeringkat PT Fitch Rating Indonesia (FITCH) memberikan sejumlah peringkat terhadap PT Bank OCBC NISP Tbk. (NISP). Direktur…

Pefindo Beri Peringkat AA- Obligasi BSDE

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) kembali menyematkan peringkat AA- untuk dua emisi obligasi PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE). Dalam…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kedawung Bukukan Laba Rp 76,76 Miliar

PT Kedawung Setia Industri Tbk (KDSI) pada akhir  Desember  2018 mencatatkan laba bersih Rp76,76 miliar  atau naik 11,32% dibanding periode yang sama…

Penjualan Wahana Pronatural Naik 33,11%

Sepanjang tahun 2018, PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) mencatatkan penjualan sebesar Rp308,57 miliar pada 2018. Perolehan tersebut meningkat 33,11% dibandingkan dengan…

Kali Kedua Saham Onix Capital Disuspensi BEI

Lagi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan perdagangan saham PT Onix Capital Tbk (OCAP) akibat lonjakan harga. Ini adalah…