Kecewa Telkomsel dan Erafone

Saya membeli BlackBerry Curve 9220 disertai dengan paket bundling 1 tahun BlackBerry Full Service di Erafone (4 Mei 2013), di Erafone Gandaria City. Kemudian, pada 2 Agustus 2013 saya mendapatkan SMS dari 333 bahwa paket bundling satu tahun dihentikan karena nomor memasuki masa tenggang dan pulsa tidak mencukupi. Padahal seharusnya saya baru akan memasuki masa tenggang pada saat tanggal 15 Agustus.

Customer service Telkomsel (188) yang saya hubungi mengatakan bahwa nomor saya masih dalam masa aktif, dan sms tersebut adalah kesalahan serta menjanjikan untuk diurus dalam waktu 3x24 jam. Namun hingga 14 Agustus, saya hanya dihubungi dengan menjanjikan akan dihubungi kembali, tapi kenyataannya hingga hari ini tidak ada telepon sama sekali.

Saya sangat kecewa dengan pelayanan Telkomsel yang terkesan melempar masalah, dan menyuruh saya untuk mengkonfirmasikan hal ini ke Erafone. Sementara saya kembali mendapatkan jawaban yang sama dari pihak erafone, yaitu berupa janji akan diurus. Saya berharap ada penyelesaian yang jelas dan profesional dari kedua belah pihak.

Margono, Depok

wangsa09@yahoo.com

BERITA TERKAIT

PKL dan Angkot di Stasiun Bekasi

Beberapa waktu yang lalu, pernah ada bantuan pasukan Brimob dari Polda Metro Jaya membantu menertibkan angkot yang parkir dan ngetem…

Pancasila Memang Benar-benar Sakti dan Teruji

  Oleh : Ricky Rinaldi, Peneliti Lembaga Studi Informasi Strategis Indonesia (LSISI)   Memperingati momen kesaktian Pancasila merupakan agenda tahunan…

Elektronisasi Ancam Pekerja Tol dan Perbankan

Oleh: Adi Lazuardi Parman, sebut saja begitu namanya, tampak asyik menawarkan kartu elektronik dari sebuah bank plat merah di depan…

BERITA LAINNYA DI SURAT PEMBACA

Taksi Online Tawar Menawar di Bandara

Ketika kami mendarat di Bandara Halim, Jakarta, beberapa waktu lalu, mencoba menghubungi taksi online (GrabCar) untuk perjalanan ke rumah di…

PKL dan Angkot di Stasiun Bekasi

Beberapa waktu yang lalu, pernah ada bantuan pasukan Brimob dari Polda Metro Jaya membantu menertibkan angkot yang parkir dan ngetem…

Akses Keluar di Pintu Utara Juanda Ditutup, Kenapa?

Kami sangat menyesalkan kebijakan Kepala Stasiun (KS) Juanda, Jakarta Pusat, yang menutup akses keluar penumpang KRL Commuterline di Pintu Utara…