Jaring Diaspora, BNI Siap Jadi Mediator Bisnis

Selasa, 20/08/2013

NERACA

Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk mengaku siap berperan sebagai mediator bisnis dan nonbisnis bagi para anggota jaringan Diaspora Indonesia atau WNI yang tinggal di luar negeri, di mana saat ini memiliki potensi signifikan namun tidak memiliki akses pada program pembangunan ekonomi dan kesejahteraan rakyat di Indonesia.

Keberadaan kantor cabang luar negeri menjadikan BNI paling siap menjembatani kepentingan bisnis antar anggota Diaspora di luar negeri maupun investasi anggota Diaspora di Indonesia. Direktur Utama BNI, Gatot Murdiantoro Suwondo mengatakan, Bridging Indonesia and The World merupakan visi bisnis internasional BNI yang dapat diwujudkan melalui optimalisasi kekuatan jaringan Diaspora di luar negeri, dengan menjembatani bisnis ritel, komersial, konsumer, korporat serta investasi.

“BNI juga dapat mengoptimalkan kekuatan jaringan Diaspora Indonesia di luar negeri,” kata Gatot di Jakarta, Senin. Sebagai bank yang memiliki basis nasabah yang luas, baik nasabah usaha kecil, menengah (UKM), maupun korporat, BNI dapat memberikan akses kepada nasabah dalam negeri untuk menemukan partner bisnis di luar negeri (anggota Diaspora Indonesia) yang pada akhirnya dapat memberdayakan UKM di dalam negeri.

Hal itu dimungkinkan mengingat banyak anggota Diaspora yang berhasil mapan sebagai pengusaha di luar negeri. Disisi lain, kemapanan anggota Diaspora itu dapat menjadi ladang potensi bisnis yang dapat digali oleh BNI baik dari sisi loan, trade, maupun remittance.

Gatot menambahkan, Diaspora di luar negeri juga membutuhkan layanan perbankan untuk bertransaksi di dalam negeri mulai dari tabungan hingga pembiayaan KPR. BNI sebagai bank dengan layanan luas produk dan jasa dapat memfasilitasi kebutuhan Diaspora tersebut.

“Kami berusaha yang terbaik, namun memang banyak yang masih harus dilakukan, karena kami juga berupaya menambah kantor-kantor cabang di luar negeri,” terangnya. [ardi]