BTPN Bayar Bunga Obligasi Rp 15,50 Miliar

Guna meningkatkan kepercayaan terhadap pelaku pasar, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) secara rutin terus membayar obligasi yang jatuh tempo dan termasuk bunganya. Belum lama ini, perseroan telah melakukan pembayaran bunga obligasi II 2010 senilai Rp15,50 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (19/8). Direktur BTPN Mahdi Syahbuddin mengatakan, pembayaran bunga obligasi ke 13 (seri B) tersebut telah dilakukannya pada 18 Agustus 2013.”Jenis surat utang obligasi yang dibayarkan ini memiliki pokok hutang Rp585 miliar dan akan jatuh tempo pada 18 Mei 2015 mendatang,” kata Mahdi.

Obligasi BTPN II-2010 ini sendiri memiliki tingkat bunga surat utang 10,6% dan telah memperoleh peringkat AA (idn) dari lembaga pemeringkat Fitch Ratings.Bertindak sebagai wali amanat untuk obligasi ini adalah PT Bank Permata Tbk (BNLI).

Sebelumnya, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mencatatkan obligasi berkelanjutan II- BTPN tahap I- 2013 dengan nilai nominal sebesar Rp800 miliar yang terdiri dari seri A dengan nilai nominal Rp450 miliar berjangka waktu 3 tahun dan seri B senilai nominal Rp350 miliar dengan jangka waktu 5 tahun.

Disebutkan, aksi korporasi tersebut memperoleh peringkat idAA- dari Fitch Ratings Indonesia. Adapun bertindak sebagai wali amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Permata Tbk (BNLI ). (bani)

BERITA TERKAIT

Repower Asia Gelar Peduli Tangkal Covid-19

Dalam rangka mendukung pemerintah menangkal penyebaran virus Covid-19, PT Repower Asia Indonesia Tbk (Repower) tidak hanya memberlakukan partial Work From…

CLEO Buyback Saham Sebesar Rp 35 Miliar

Emiten produsen minuman kemasaran, PT Sariguna Primatirta Tbk. (CLEO) mengumumkan akan melakukan pembelian saham kembali atau buyback ditengah kondisi pasar…

BEI Tutup Kantor Perwakilan di Sumut

Bertujuan untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19), PT Bursa Efek Indonesia memutuskan untuk menutup sementara kantor perwakilana Sumatera Utara (Sumut)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Optimalisasi Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK Lewat Aplikasi SIPTL

Dalam pengelolaan negara, prinsip akuntabilitas dan transparansi menjadi hal mutlak guna mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat dan termasuk mencegah adanya potensi…

Bidik Dana IPO Rp 150 Miliar - Bumi Benowo Tambah Land Bank di Gresik

NERACA Jakarta – Di tengah kondisi pasar saham yang lesu, minat perusahaan untuk mencatatkan saham perdananya di pasar modal masih…

Penjualan Alat Berat UNTR Masih Terkoreksi

NERACA Jakarta – Penjualan alat berat PT United Tractors Tbk (UNTR) di awal tahun ini masih terkoreksi seiring dengan lesunya…