Obligasi Surya Artha Raih Peringkat AA-

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan peringkat idAA- terhadap obligasi I seri C tahun 2011, obligasi II seri B dan seri C tahun 2012 milik PT Surya Artha Nusantara Finance (SUN Finance) senilai Rp1,34 triliun. Informasi tersebut disampaikan Pefindo dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (19/8).

Dijelaskan, peringkat ini diberikan untuk periode 1 Agustus 2013 sampai dengan 1 Agustus 2014 bedasarkan data dan informasi dari perusahaan serta laporan keuangan audit per 31 Maret 2013 dan laporan keuangan audit per 31 Desember 2012. “Efek utang dengan peringkat idAA memiliki sedikit perbedaan dengan peringkat tertinggi yang diberikan, dan kemampuan obligor untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut, dibandingkan dengan obligor lainnya di Indonesia adalah sangat kuat,” kata Direktur Pefindo, Vonny Widjaja.

Tanda (-) menunjukan bahwa peringkat yang diberikan relatif lemah dan dibawah rata-rata kategori yang bersangkutan. (bani)

BERITA TERKAIT

Astra Serahkan Bantuan Ke BNPB

Sebagai bagian dari bantuan awal senilai Rp63 miliar untuk mencegah penyebaran COVID-19, Astra dan perusahaan-perusahaan Grup Astra melalui Nurani Astra…

Laba Bersih Erajaya Terkoreksi Tajam 65,29%

Imbas lesunya penjualan gadget di tahun 2019 memberikan dampak terhadap kinerja keuangan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA). Pasalnya, perseroan membukukan…

Reksa Dana Masih Beri Imbal Hasil Positif

Performance kinerja reksa dana selama sepekan kemarin, yakni priode 20-27 Maret 2020 mencatatkan imbal hasil positif. Hal tersebut disampaikan PT…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Moodys Pangkas Peringkat Alam Sutera

NERACA Jakarta - Perusahaan pemeringkat Moody’s Investor Service menurunkan peringkat utang PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) dari menjadi Caa1…

Express Trasindo Masih Merugi Rp 275,5 Miliar

NERACA Jakarta –Persaingan bisins transportasi online masih menjadi tantangan bagi PT Express Trasindo Utama Tbk (TAXI). Performance kinerja keuangan perseroan…

Martina Berto Bukukan Rugi Rp 66,94 MIiliar

NERACA Jakarta –Bisnis kosmetik PT Martina Berto Tbk (MBTO) sepanjang tahun 2019 kemarin masih negatif. Pasalnya, perseroan masih membukukan rugi…