BNI Bakal Luncurkan 7 Reksa Dana Terproteksi

Semester kedua tahun ini, BNI Aset Management berencana meluncurkan tujuh produk reksa dana terproteksi. Hal ini dilakukan untuk perbanyak instrument investasi bagi nasabah serta memenuhi target dana kelola tahun ini sebesar Rp 8,5 triliun.

Head of Marketing and Settlement Division BNI-Am Harris S.Dalimunthe mengatakan, tahun ini pihaknya masih akan meluncurkan tujuh atau delapan reksa dana terproteksi meskipun ke depannya akan lebih fokus pada reksa dana reguler untuk dijadikan base revenue, “Namun reksa dana terproteksi dalam penerbitannya akan terbatas hingga tahun depan,”ujar dia di Jakarta, Senin (19/8).

Selain itu, perseroan juga meluncurkan reksa dana baru yaitu BNI-AM Dana Sektoral Dinamis dengan target kelola sebesar Rp 1 triliun hingga tahun 2014. Nantinya, dana yang terhimpun dari produk baru ini sekitar 80% akan di investasikan ke saham dan sisanya ke pasar uang.

Disebutkan, dari jumlah 80% akan diinvestasikan pada sektor consumer, infrastruktur masing-masing 30% dan sisanya ke sektor lain. Hingga saat ini agen penjual untuk produk ini masih dua pihak yaitu Bank BNI dan BNI Securities.

Namun pihaknya masih dalam tahap penjajakan dengan pihak lain untuk menjadi agen penjual. Sehingga belum dapat menyatakan pihak lain yang akan menjadi agen penjual.“Pada kuartal satu atau dua tahun 2014 akan ada agen penjual yang baru, untuk saat ini kita fokus pada channel distribution yang ada,”tandas Harris.

BNI-AM Dana Sektoral Dinamis ini akan bisa dibeli pada 23 Agustus mendatang dengan NAB/unit Rp1.000 dan minimal investasi senilai Rp100 ribu. Sebagai informasi, berdasarkan data hingga Juli 2013, diketahui Asset Under Management (AUM) BNI-AM mencapai Rp6,35 triliun. Reksa dana reguler mencapai Rp641 miliar yang terdiri dari reksa dana pasar uang ada 2 produk mencapai Rp384 miliar, reksa dana saham 1 produk Rp45 miliar, reksa dana pendapatan tetap 2 produk Rp105 miliar dan reksa dana campuran 2 produk Rp107 miliar.

Sementara reksa dan terprpteksi terdiri dari 31 produk dengan total Rp3,624 triliun dan reksa dana penyertaan 6 produk Rp2,084 triliun. Dari semua jenis reksa dana yang dimiliki BNI-AM, reksa dana saham memiliki nilai terendah, sehingga diharapkan dengan adanya BNI-AM Dana Sektoral Dinamis, dapat menaikan kontribusi hingga 20%. (bani)

BERITA TERKAIT

Pemerintah Luncurkan Aplikasi Penggalangan Donasi

      NERACA   Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Sosial merilis aplikasi online SIMPPSDBS untuk mewadahi antusiasme dan kepedulian…

Luncurkan Transaksi GOFX - BKDI Incar Transaksi US$ 200 Juta Perhari

NERACA Jakarta – Pacu pertumbuhan transaksi industri bursa berjangka, Indonesia Commodity & Derevatives Exchange (ICDX) atau PT Bursa Komiditi Derivatif…

Gelar Private Placement - J Resource Asia Bidik Dana Rp 534,49 Miliar

NERACA Jakarta – Danai eksplorasi untuk menggenjot produksi tambang emas lebih besar lagi, PT J Resource Asia Pasifik Tbk (PSAB)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di Sumut Masuk 10 Besar

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) mengungkapkan, transaksi investor pasar modal di Sumut masuk 10 besar nasional…

IPCC Serap Dana IPO Rp 525,28 Miliar

Sejak mencatatkan saham perdananya di pasar modal tahun kemarin, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC) telah memakai dana penawaran umum…

Armada Berjaya Bidik Dana IPO Rp39 Miliar

Satu lagi perusahaan yang bakal IPO di kuartal pertama tahun ini adalah PT Armada Berjaya Trans Tbk. Perusahaan yang bergerak…