free hit counter

Slogan Pro Produksi Pangan Cuma Omong Kosong

Sektor Pertanian Masih Anak Tiri di RAPBN 2014

Senin, 19/08/2013

NERACA

Jakarta – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2014 lebih pro pada impor pangan daripada memperbaiki sisi produksi. Des, slogan pro produksi pangan yang didengung-dengungkan Pemerintah hanya omong kosong lantaran program yang digelar tidak pro produksi.

Menurut Guru Besar Universitas Gajah Mada Prof. Mochammad Maksum, Pemerintah mempunyai lima target swasembada pangan, yaitu beras, jagung, gula, kedelai, dan daging sapi. Bahkan beras ditarget tidak hanya swasembada, melainkan surplus sampai 10 juta ton.

“Pada RAPBN 2014, semua target itu jelas gagal. Asal bunyi saja. Asal bapak senang. Lihat saja kenyataannya sekarang bagaimana kondisi seluruh komoditas itu. Sudah tidak mungkin semuanya swasembada,” kata Maksum saat dihubungi NERACA, Minggu (18/8).

Bukti lain bahwa Pemerintah tidak mendorong swasembada, imbuh Dia, adalah anggaran Kementerian Pertanian yang terlalu kecil. “Swasembada pangan sangat ditentukan dengan anggaran. Apa yang selama ini dilakukan itu menyusun road map muluk-muluk. Swasembada pangan sudah jelas gagal. Kita bicara 2014, sudah pasti gagal karena pendanaan yang tidak memadai untuk urusan subsidi dan lain sebagainya,” ungkap Maksum.Next