Biaya Eksplorasi BUMI Capai US$ 606,8 Juta

Senin, 19/08/2013

Di bulan Juli tahun ini, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menghabiskan dana US$606,853 untuk membiayai eksplorasi di Pit Inul East, Mustahil Melawan West, Kanguru Estension dan Pit B Bengalon. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta kemarin.

Perseroan sebenarnya mengalokasikan dana US$712,071 untuk eksporasi bulan Juli. Sedangkan untuk tahun ini, perseroan menganggarkan dana US$9,3 juta untuk mendukung eksplorasi.

Sementara secara year to date, biaya eksplorasi perseroan mencapai US$4,7 juta. Padahal perseroan menyiapkan dana US$5,5 juta. Asal tahu saja, saham BUMI pada perdagangan kemarin stagnan di 480 dengan volume 24.989 saham senilai Rp5,9 miliar sebanyak 1.010 kali transaksi.

Tahun ini, PT Bumi Resources Tbk menargetkan penjualan batu bara tetap 74 juta ton pada 2013, meski proses penambangan di dua area milik anak usahanya, yaitu PT Arutmin Indonesia di Senakin dan Setui berhenti sementara.

Direktur PT Bumi Resources Tbk, Dileep Srivastava pernah bilang, kontraktor pertambangan PT Thiess Contractors Indonesia telah secara sepihak menghentikan operasi di tambang Senakin dan Satui dari PT Arutmin Indonesia. PT Arutmin Indonesia telah membayar Thiess untuk semua pembayaran yang tertulis dalam persyaratan kontrak. PT Arutmin Indonesia menyatakan kekecewaan terhadap Thiess yang telah memutuskan kewajibannya dalam kontrak yang ditetapkan. (bani)