Biaya Eksplorasi BUMI Capai US$ 606,8 Juta

Di bulan Juli tahun ini, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menghabiskan dana US$606,853 untuk membiayai eksplorasi di Pit Inul East, Mustahil Melawan West, Kanguru Estension dan Pit B Bengalon. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta kemarin.

Perseroan sebenarnya mengalokasikan dana US$712,071 untuk eksporasi bulan Juli. Sedangkan untuk tahun ini, perseroan menganggarkan dana US$9,3 juta untuk mendukung eksplorasi.

Sementara secara year to date, biaya eksplorasi perseroan mencapai US$4,7 juta. Padahal perseroan menyiapkan dana US$5,5 juta. Asal tahu saja, saham BUMI pada perdagangan kemarin stagnan di 480 dengan volume 24.989 saham senilai Rp5,9 miliar sebanyak 1.010 kali transaksi.

Tahun ini, PT Bumi Resources Tbk menargetkan penjualan batu bara tetap 74 juta ton pada 2013, meski proses penambangan di dua area milik anak usahanya, yaitu PT Arutmin Indonesia di Senakin dan Setui berhenti sementara.

Direktur PT Bumi Resources Tbk, Dileep Srivastava pernah bilang, kontraktor pertambangan PT Thiess Contractors Indonesia telah secara sepihak menghentikan operasi di tambang Senakin dan Satui dari PT Arutmin Indonesia. PT Arutmin Indonesia telah membayar Thiess untuk semua pembayaran yang tertulis dalam persyaratan kontrak. PT Arutmin Indonesia menyatakan kekecewaan terhadap Thiess yang telah memutuskan kewajibannya dalam kontrak yang ditetapkan. (bani)

BERITA TERKAIT

Kewenangan Perhitungan Kerugian Negara - Mengembalikan Peran dan Pungsi BPK Pada Khittahnya

Kasus gagal bayar klaim PT Asuransi Jiwasraya menjadi perhatian publik dan termasuk pelaku industri asuransi yang mengaku khawatir bakal memberikan…

BTN Buyback Saham Senilai Rp 275 Miliar

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melakukan pembelian saham perseroan atau buyback saham berkode BBTN tanpa melalui Rapat Umum Pemegang…

Ultrajaya Milk Raup Laba Rp 1,03 Triliun

Sepanjang tahun 2019, PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk. (ULTJ) mencatatkan laba Rp1,03 triliun atau tumbuh 47,94% dibandingkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Ancaman Covid-19 - Reksa Dana Terproteksi Marak Diterbitkan

NERACA Jakarta – Meskipun kondisi pasar modal saham lesu, namun minat penerbitan produk investasi di pasar masih ramai. Berdasarkan siaran…

Jaga Stabilitas Harga Sahan - Telkom Buyback Saham Rp 1,5 Triliun

NERACA Jakarta – Melaksanakan anjuran dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pemerintah untuk memperbaiki ekonomi dan melakukan stabilisasi harga saham…

Dukung Physical Distancing - Sisternet-Siberkreasi Lakukan Kelas Edukasi Online

NERACA Jakarta - Mewabahnya COVID-19 di Indonesia tidak menghalangi PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui Sisternet untuk terus melanjutkan…