Intan Baruprana Targetkan Laba Rp37 Miliar

Hingga akhir tahun ini, perusahaan pembiayaan PT Intan Baruprana Finance (IBF) menargetkan laba bersih Rp37 miliar atau naik sebesar 30% sampai 40% dari laba yang sudah diperoleh IBF sampai 30 Juni 2013 yang sekira Rp22,4 miliar.

Direktur IBF Samuel Kandra mengatakan, IBF tetap melakukan konservatif untuk mencapai target laba yang sudah ditetapkan dalam rencana perusahaan pada tahun sebelumnya, “Kemungkinan besar selama makro ekonomi masih menunjang, kita harapkan semua tercapai, kita konservatif ajah, dari Rp22,4 miliar itu menjadi Rp37 miliar, naik sekitar 30%sampai 40%,”ujarnya di Jakarta kemarin.

Sebagai informasi, IBF telah memberikan solusi total pembiayaan dan telah mencapai rata-rata pertumbuhan aset, pembiayaan, pendapatan usaha dan laba bersih yang cukup tinggi, yakni sebesar 77%, 88%, dan 107% selama tiga tahun terakhir sejak 2010 sampai 2012.

Sebelumnya, IBF yang merupakan anak usaha dari INTA sebagian kecil sahamnya telah resmi diakuisisi oleh Phillip Capital Group. Di mana Phillip Capital Group telah resmi masuk sebagai pemegang saham IBF sebesar 9,71%. Adapun, Phillip Capital Group merupakan sebuah lembaga keuangan Asia yang terintegrasi dan berpusat di Singapura. Aset kelolaan Phillip Capital Group telah mencapai lebih dari US$22 miliar dengan modal melebih US$ 1 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Upsus Siwab Targetkan Kelahiran Sapi Hingga 3,5 Juta Ekor

NERACA Jakarta – Kementerian Pertanian melalui Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) menargetkan kelahiran anak sapi hingga 3,5 juta ekor…

NPI Januari-Oktober Defisit US$5,51 Miliar - INDEF MINTA PEMERINTAH WASPADAI HARGA PANGAN

Jakarta-Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, neraca perdagangan Indonesia (NPI) pada Oktober 2018 masih defisit US$1,82 miliar secara bulanan (mtm) dan…

Pemprov Banten Targetkan 2022 Bebas Permukiman Kumuh

Pemprov Banten Targetkan 2022 Bebas Permukiman Kumuh NERACA Serang - Pemerintah provinsi (Pemprov) Banten menargetkan pada 2022 bebas permukiman kumuh…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Keadilan Akan Batasi Ruang Genderuwo Ekonomi

Istilah genderuwo mendadak viral setelah dicetuskan Presiden Jokowi untuk menyebut politikus yang kerjanya hanya menakut-nakuti masyarakat, pandai memengaruhi dan tidak…

BEI Suspensi Saham Shield On Service

Setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajara, kini BEI menghentikan…

Gugatan First Media Tidak Terkait Layanan

Kasus hukum yang dijalani PT First Media Tbk (KBLV) memastikan tidak terkait dengan layanan First Media dan layanan operasional perseroan…