Pefindo Sematan Peringkat AA+ Bank Danamon

Mampu mencatatkan kinerja positif menjadi berkah PT Bank Danamon Tbk (BDMN). Pasalnya, perseroan meraih peringkat AA+ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Selain itu, peringkat ini juga berlaku untuk obligasi perusahaan II/2010 yang beredar. Informasi tersebut disampaikan Pefindo dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Disebutkan, prospek untuk peringkat perusahaan direvisi kembali menjadi stabil dari positif karena berakhirnya perjanjian jual beli saham antara anak perusahaan Temasek, Fullerton Financial Holdings Pte Ltd dan grup DBS atas rencana akuisisi saham BDMN oleh grup DBS.

Adapun peringkat itu mencerminkan posisi pasar perusahaan yang sangat kuat, kapitalisasi yang sangat kuat, profitabilitas yang baik dan dukungan yang kuat dari pemegang saham mayoritas perusahaan. Namun, peringkat itu juga dibatasi oleh ketatnya persaingan dalam bisnis mikro dan pembiayaan kendaraan dan indikator kualitas aset yang moderat.

Obligasi II/2010 seri A Bank Danamon senilai Rp1,87 triliun akan jatuh tempo pada 9 Desember 2013. Kesiapan bank dalam memenuhi kewajiban obligasi yang jatuh tempo didukung oleh penempatan pada Bank Indonesia dan kas setara kas masing-masing sebesar Rp1,9 triliun dan Rp1,7 triliun pada akhir Juni 2013. Pada 30 Juni 2013, saham BDMN sebesar 67,37% dimiliki oleh Asia Financial Indonesia Pte Ltd, 6,38% oleh JPMCB-Franklin Templeton Inv dan 26,25% oleh publik. (bani)

BERITA TERKAIT

Bank Dunia Proyeksikan Pertumbuhan 5,3% di 2018

    NERACA   Jakarta - Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2018 sebesar 5,3 persen, lebih tinggi dari…

Soal E-Money, Bank Mandiri Kerjasama dengan 12 Bank

      NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) telah menjalin kesepakatan strategis dalam bidang…

LPS Telah Likuidasi 82 Bank

      NERACA   Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah melikuidasi 82 bank yang tediri atas satu bank…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Link Net Targetkan 150 Ribu Pelanggan

Kebutuhan jaringan internet di Indonesia memacu PT Link Net Tbk (LINK) gencar ekspansi jaringan. LINK optimistis bisa memenuhi target 2,8…